Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Cara Melakukan Percakapan dengan Seseorang Penderita Social Anxiety Disorder

(image source: www.freepik.com)

Ketika sedang melakukan percakapan, apakah kamu pernah menemui lawan bicara anda yang menderita SAD? Nah, dalam melakukan percakapan dengan seorang penderita SAD (Social Anxiety Disorder) membutuhkan usaha lebih. Seseorang dengan SAD mengalami kecemasan baik dalam situasi satu lawan satu ketika berbicara ataupun kelompok dan sering kali membutuhkan waktu untuk merasa nyaman terlebih dahulu sebelum berbicara.

Lalu, apa sih yang bisa kamu lakukan ketika sedang bercakap dengan mereka, sehingga kamu tidak menimbulkan rasa cemas dan takut pada mereka yang menderita SAD dalam sebuah percakapan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendorong orang dengan SAD (Social Anxiety Disorder) untuk berbicara lebih banyak dan berpartisipasi dalam percakapan.

  1. Bagikan hal tentang diri kamu terlebih dahulu
    Dengan menceritakan dan membagikan hal-hal tentang diri kamu ke seseorang penderita SAD yang kamu ajak bicara. Karena banyak penderita SAD lebih senang untuk mendengar orang lain berbicara daripada diri mereka sendiri. Hal ini disebabkan mereka sering takut untuk dihina dan/atau dihakimi oleh lawan bicaranya. Maka dari itu sebelum kamu bertanya terlalu banyak pada penderita SAD, kamu bisa terlebih dahulu berbicara mengenai diri kamu sendiri.
  2. Gunakan  open-ended conversation
    Ketika sedang berbicara dengan seseorang penderita SAD ada baiknya menanyakan percakapan terbuka seperti “Apa pendapat anda tentang game mobile?”. Jauhi pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban ya/tidak. karena penderita SAD bisa mulai merasa seolah-olah itu interogasi.
  3. Bersabarlah
    Penderita SAD mungkin memerlukan waktu untuk merumuskan/merangkai jawaban mereka atas pertanyaan karena mereka sering takut untuk berbicara. Maka dari itu, ketika kamu berbicara/bertanya ke penderita SAD pastikan kamu memberikan waktu merespon yang cukup pada mereka sebelum melontarkan komentar kembali.
  4. Berikan pujian
    Memberikan umpan balik yang positif dan memberitahu lawan bicara kamu yang menderita SAD bahwa, kamu teratrik dalam percakapan yang kalian lakukan. Dengan begitu akan mendorong penderita SAD untuk berbagi lebih lanjut dalam percakapan.
  5.  Asah minat
    Jika kamu mengetahui minat penderita SAD terhadap sesuatu, ajukan pertanyaan tentang topik tersebut. Percakapan akan mungkin lebih mengalir lebih bebas, karena percakapan sedang membahas sesuatu yang penderita SAD sangat minati.
  6. Perhatikan bahasa tubuh
    Berhati-hatilah dan sesuaikan bahasa tubuh kamu dan cara kamu berbicara agar penderita SAD merasa lebih nyaman. Hal ini dilakukan dalam percakapan dengan penderita SAD untuk menghindari menyerang ruang pribadi mereka.
  7. Hindari pertanyaan pribadi
    Kecuali anda mengenal lawan bicara anda dengan baik, jangan ajukan pertanyaan pribadi. Banyak penderita SAD berjuang dengan ekspresi diri dan takut akan keintiman. Simpan pertanyaan-pertanyaan ini hingga kamu telah mengenal mereka.
  8. Jangan mengganggu jalan pikiran mereka
    Dibutuhkan usaha dan keberanian bagi penderita SAD untuk membuka diri, dengan adanya interupsi ini akan mengganggu jalan pikiran mereka dan dapat memicu rasa cemas. Usahakan untuk tidak menyela lawan bicara yang menderita SAD ketika sedang melakukan percakapan.
  9. Sarankan aktivitas
    Saat ingin menyudahi percakapan, tunjukkan bahwa kamu senang berbicara dengan mereka. Jika pantas, coba ajak mereka untuk berkumpul dalam sebuah kegiatan. Kebanyakan penderita SAD secara sosial lebih santai saat terlibat dalam kegiatan bersama daripada saat berpartisipasi dalam obrolan ringan.

Sumber

  • Cuncic, A. (2020, September 17). 9 things to know when talking to someone with social anxiety disorder. verwellmind. https://www.verywellmind.com/how-to-talk-to-someone-who-has-social-anxiety-disorder-3024764

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *