Halo Gen Z!! sepertinya kalian tidak asing lagi dengan kata “BULLYING”. Banyak sekali peristiwa bullying yang terjadi di sekitar kita dengan berkedok ”CANDAAN”. Sebenarnya bully itu gimana sih? lalu bentuknya apa aja? dan apa efek bully bagi korban? Yuk! simak info berikut.
Bullying yang juga dikenal dengan istilah perundungan adalah perilaku negatif yang mengakibatkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman dan biasanya terjadi berulang-ulang dan ditandai dengan adanya ketidak seimbangan kekuasaan antara pelaku dan korban. Tindakan perundungan tidak hanya dilakukan secara perseorangan namun juga dilakukan secara kelompok(genk).

A. Penyebab terjadinya bullying
- Faktor keluarga
Anak yang tumbuh dan berkembang dikeluarga yang kurang harmonis, orang tua yang mengucilkan anaknya, dan kurangnya perhatian dari orang tua dapat menimbulkan perilaku menyimpang salah satunya bullying.
- Faktor teman
Pengaruh teman ini sangat besar, karena rata-rata masa remaja ini lebih banyak menghabiskan waktu disekolah bersama teman temannya. Hal ini yang kemudian menimbulkan kelompok-kelompok (genk) teman sebaya. Oleh karena itu, salah satu faktor yang sangat besar dari perilaku bullying pada remaja disebabkan oleh teman yang memberikan pengaruh negatif.
- Faktor media sosial
Program televisi atau media internet yang mengandung unsur kekerasan dan tidak mendidik jika ditontonkan anak-anak sekolah akan meninggalkan jejak dan mudah mempengaruhi pemirsanya.
B. Terdapat berbagai jenis bullying yang sering terjadi di lingkungan sekitar

- Bullying fisik
Berupa perundungan yang melibatkan kontak fisik antara pelaku dan korban. Termasuk diantaranya memukul, menendang, dan bahkan menghancurkan barang-brang milik korban. Bullying jenis fisik biasanya paling mudah dikenali orang tua maupun guru
- Bullying verbal
Merupakan tindakan intimidasi melalui kata-kata. Seperti hinaan, nama panggilan yang buruk, memojokkan, mengejek. Baik itu dalam konteks bercanda atau pun serius. Karena jenis bullying secara verbal lebih mengena psikologi seseorang, karena si korban bisa mengingat seumur hidup.
- Bullying sosial
Termasuk kedalam kategori bully terselubung yang menebarkan gosip tentang seseorang dan mengucilkan korban yan diintimidasi, karena tujuan pelaku untuk melukai reputasi seseorang.
- Cyber bullying
Merupakan jenis bullying yang dilakukan di dunia maya, seperti instagram, twitter, facebook, dan media lainnya. Contoh kasusnya seperti berkomentar negatif, mengancam untuk membahayakan, dan yang lainnya. Yang bertujuan untuk menakuti dan mempermalukan korbannya.
C. Dampak bullying diatas pada korban bully tidaklah sepele, antara lain:
- Gangguan mental seperti depresi, anxiety
- Self harm bahkan sampai bunuh diri
Hilang kepercayaan diri- Sulit tidur
- Prestasi akademik menurun
- Emosional, tidak berdaya, menghindar dari lingkungannya
- Ikut melakukan bullying atau balas dendam pada orang yang lebih lemah
D. Cara mengehentikan tindakan bully
Perilaku bullying harus segera dihentikan, karena jika dibiarkan akan merusak mental anak. Tindakan yang dapat dilakukan untuk menghentikan bullying:
- Ajarkan pada anak apa itu bullying
- Tanamkan nilai moral dan rasa empati sejak dini
- Ajarkan anak bersikap tegas tapi sopan agar tidak mudah ditindas
- Bangun komunikasi yang baik serta dampingi anak dalam proses tumbuh kembangnya
- Jadilah contoh teladan untuk anak, sebab anak akan mencontoh orang tua sebagai tolak ukur dalam berperilaku
- Memberikan nasehat pada anak agar berani mengatakan tidak mau, dan berani melaporkan pada guru saat mengalami bullying
Nahh jadi seperti itu penjelasan singkatnya Gen Z! Setelah kita simak bullying banyak sisi negatifnya ya, bahkan hanya lewat omongan bisa membuat seseorang bunuh diri. Jadi setelah menyimak tulisan ini aku harap kita bisa STOP menormalisasikan bullying berkedok candaan. Semoga kita selalu di kelilingi orang-orang yang baik dan lingkungan yang positif.
Referensi
https://www.sehatq.com/artikel/pengertian-bullying-dan-jenis-jenisnya-yang-harus-diwaspadai
https://adoc.pub/analisis-faktor-faktor-penyebab-bullying-di-kalangan-peserta.html
https://www.kompasiana.com/rahayuoctaviantidewi/607cf256d541df4e5873f8c2/perilaku-bullying-di-sekolah-terhadap-perkembangan-psikologi-anak-menurut-teori-erik-erikson?page=3
Pustaka gambar
https://id.pinterest.com/pin/579486677042761936/