Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

10 Tips Untuk Atasi Academic Burnout

Apa itu Academic Burnout?

Academic burnout didefinisikan sebagai reaksi emosional, fisik, dan mental yang negatif terhadap studi yang berkepanjangan yang mengakibatkan kelelahan, frustrasi, kurangnya motivasi dan penurunan kemampuan di sekolah. Academic burnout berbeda dengan kelelahan karena belajar selama beberapa jam atau karena begadang. Academic burnout adalah kondisi kronis yang disebabkan oleh studi atau pekerjaan sekolah jangka panjang, bisa bebulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Tanda-Tanda Academic Burnout

  • Tanda-tanda fisik kelelahan termasuk kelelahan kronis, insomnia, pelupa dan mudah marah;
  • Timbul perasaan sinisme dapat memicu perasaan isolasi, pesimisme, dan sikap acuh;
  • Kurangnya prestasi karena merasa kurang produktif dan memiliki performa akademik yang buruk.

Tips untuk Mengatasi Academic Burnout

1. Membuat Daftar Hal-Hal yang Membuat Kamu Stress

Tuliskan semua hal yang membuatmu merasa tidak nyaman. Di sampingnya tuliskan juga bagaimana cara kamu mengatasinya.

2. Berani Menolak

Kehidupan akademik di sekolah, terutama perguruan tinggi bisa menjadi sulit. Kamu perlu menyeimbangkan antara kehidupan sosial dengan akademik. Memiliki gaya hidup yang seimbang adalah kunci selama menjalani masa studi. Kamu haru berani menolak atau berkata tidak pada hal-hal yang membuatmu tidak nyaman, seperti menolak ajakan teman nongkrong saat sedang banyak tugas.

3. Memiliki Support System

Memiliki support system adalah hal penting yang harus dimiliki oleh semua orang. Pelajar terutama mahasiswa memang telah memiliki kebebasan sendiri, tetapi tidak dapat dipungkiri memiliki support system dapat membantu mengatasi burnout. Hal-hal kecil yang biasa dilakukan bersama keluarga, seperti makan malam atau menonton televisi bersama dapat mengurangi tekanan. Selain dari keluarga, support system bisa juga berasal dari teman ataupun profesional kesehatan mental.

4. Istirahat yang Cukup

Salah satu hal yang kerap kali diacuhkan oleh para pelajar adalah memiliki waktu istirahat yang cukup. Banyaknya tuntutan akademik membuat mereka tidak memprioritaskan waktu istirahat. Padahal istirahat yang cukup adalah tindakan yang bisa mencegah burnout. Istirahat membuat tubuh memiliki waktu untuk mengisi tenaga dan merileksasikan pikiran.

5. Mencoba Bersosialisasi dengan Orang Baru

Lingkungan sosial para pelajar biasanya hanya terbatas di sekolah, seperti teman, guru, atau warga sekolah lain. Cobalah bersosialisasi dengan orang dari lingkungan yang berbeda. Kamu bisa ikut organisasi atau kelompok sosial di luar sekolah, seperti karang taruna atau yang lainnya.

6. Belajar dengan Cerdas, Bukan Keras

Ketika mempelajari suatu materi atau buku, pastikan kamu memahami dengan tepat apa yang dicari oleh guru. Jika ada banyak buku ataupun artikel yang harus kamu baca, temukani nformasi penting dengan cepat dan tepat.

7. Fokus pada Usaha, bukan Hasil

Jika kamu menempuh pendidikan sarjana hanya untuk mendapat gelar, maka kamu akan mendapat tekanan yang besar. Kamu akan cenderung keras terhadap sendiri dan jika hasilnya tidak sesuai akan menyebabkan stress dan burnout. Dengan semua proses belajar yang kamu jalani, lakukan yang terbaik, dan apa pun hasilnya belajarlah dari feedback yang kamu terima.

8. Membentuk Kelompok Belajar

Buat kelompok belajar kecil dengan orang-orang yang satu kelas atau satu peminatan denganmu. Gunakan kesempatan ini untuk memperbaiki tugas, berbagi materi, dan mempersiapkan ujian. Belajar kelompok memberi kamu kesempatan untuk menguji pengetahuan dengan membantu orang lain. Kamu juga dapat menggunakan waktu ini untuk meminta bantuan dari siswa lain.

9. Merawat Diri

Tidak peduli seberapa sibuknya kamu dengan kegiatan dan tugas di sekolah atau universitas, jangan lupa untuk merawat diri sendiri. Pastikan kamu memiliki waktu tidur yang cukup, makan makanan bergizi, minum banyak air, dan berolahraga secara teratur.

10. Temukan Kembali Motivasi Kamu Belajar

Sebagai pelajar kamu mungkin akan merasa kelelahan dan putus asa, tetapi cobalah untuk mengingat kembali motivasimu untuk bersekolah. Jika kamu mahasiswa pikirkan kembali mengapa kamu memutuskan untuk kuliah di universitas dan mengapa kamu memilih jurusan yang sekarang kamu pelajari.

Itu dia 10 tips sederhaan yang bisa membantu kamu mengatasi academic burnout. Jadi sekarang kamu tidak perlu kebingungan kalau mengalami academic burnot. Kalau tips-tips di atas tidak bisa juga mengurangi gejala academic burnout yang kamu alami, sebaiknya segera periksakan dirimu ke profesional kesehatan mental, seperti psikolog atau psikiater.

 

Referensi:

Graduate Coach. (2020, October 18). Academic burnout: How to recover from it. Retrieved October 20, 2021, from https://graduatecoach.co.uk/academic-burnout/

Henry, H. (2021, May 28). What Is Academic Burnout? University of the People. Retrieved October 20, 2021, from https://www.uopeople.edu/blog/what-is-academic-burnout/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *