Kemarahan adalah “keadaan emosional yang bervariasi dalam intensitas dari iritasi ringan hingga kemarahan dan kemarahan yang intens,”. Seperti emosi lainnya, itu disertai dengan perubahan fisiologis dan biologis; ketika kalian marah, detak jantung dan tekanan darah naik, begitu pula kadar hormon energi, adrenalin, dan noradrenalin.
Kemarahan dapat disebabkan oleh peristiwa eksternal dan internal. Kalian bisa marah pada orang tertentu (seperti rekan kerja atau supervisor) atau acara (kemacetan lalu lintas, penerbangan dibatalkan), atau kemarahan kalian bisa disebabkan oleh khawatir atau merenung tentang masalah pribadi. Kenangan akan peristiwa traumatis atau membuat marah juga bisa memicu perasaan marah. Berikut ini cara mengendalikan amarah kita
- Relaksasi
Bernapas dari dada tidak akan membuat Anda rileks. Bayangkan napas Anda keluar dari “usus” Anda. Perlahan ulangi kata atau frasa yang tenang seperti “santai”, “santai saja.” Ulangi untuk diri sendiri sambil bernapas dalam-dalam. - Berpikirlah sebelum berbicara
Di tengah panasnya momen, mudah untuk mengatakan sesuatu yang nantinya akan Anda sesali. Luangkan beberapa saat untuk mengumpulkan pikiran Anda sebelum mengatakan apa pun — dan biarkan orang lain yang terlibat dalam situasi tersebut untuk melakukan hal yang sama. - Gunakan humor untuk melepaskan ketegangan
Mencerahkan dapat membantu meredakan ketegangan. Gunakan humor untuk membantu Anda menghadapi apa yang membuat Anda marah dan, mungkin, harapan tidak realistis apa pun yang Anda miliki tentang bagaimana keadaan seharusnya berjalan. Namun, hindari sarkasme — itu bisa melukai perasaan dan memperburuk keadaan.
Selamat mencoba! 🙂
Referensi