Pernahkah kalian merasa tidak ingin bahkan membenci belajar? Ada yang mencoba belajar dengan sistem kebut semalam hingga dengan persiapan yang baik hingga begadang. Adapun orang yang belajar dengan menghafal dan ada juga yang belajar dengan mengerti akan konsepnya. Sudah pun mencoba berbagai cara untuk belajar tetap saja ada yang berhasil tetapi lebih banyak lagi yang tidak berhasil. Berikut ini beberapa tips psikologis untuk belajar:
- Gunakan Media yang Berbeda
Sama seperti banyak dari Anda menonton video animasi daripada hanya membaca buku, Anda juga harus menggunakan metode belajar yang berbeda. Anda mungkin tidak memiliki motivasi untuk membaca buku, dan memiliki keterampilan membaca yang lebih lambat, dan menonton video dengan informasi yang sama akan sangat membantu Anda. Maka kalian bisa mencoba untuk mencari video penjelasan dalam bentuk animasi yang dapat sangat mudah ditemukan di youtube. - Tidak membiarkan waktu belajar terlalu berlebihan (overtime). Selain menyebabkan kelelahan, hilangnya konsentrasi di tengah proses belajar juga patut dihindari. Memaksakan diri untuk tetap membaca sesuatu yang sudah tidak diberi atensi yang baik akan sia-sia karena informasi yang diproses dengan dengan cara seperti itu akan mudah menghilang (lupa).
- Uji diri anda sendiri. Jika Anda menguji diri sendiri dan Anda melakukannya dengan baik, kepercayaan diri akan mengarah ke nilai yang lebih tinggi dan juga akan menunjukkan kepada Anda di mana Anda perlu meningkatkan. Ada banyak cara untuk melakukan ini, salah satunya adalah mencari tes latihan online, melihat pertanyaan di buku teks, serta menanyai diri sendiri dengan teman. Tidak ada alasan untuk tidak melakukan ini karena ada begitu banyak sumber daya di internet. Dengan menggunakan ini, Anda akan melihat kekuatan Anda dan tidak akan membuang waktu untuk mempelajari hal-hal yang sudah Anda ketahui.
- Waktu istirahat di tengah proses belajar. Jika kalian merasa telah kehilangan atensi untuk memahami pembelajaran mka inilah saat nya kalian untuk beristirahat. Melihat ke sekeliling ruangan untuk menyegarkan mata. Hal ini bukan berarti anda mengisi waktu istirahat dengan bermain gadget hingga berlarut-larut.
Selamat mencoba! 🙂
Referensi
J. C. Aggarwal (1999) “Essentials of Educational Psychology.”