Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

“The Big Six Emotion”

Siapa disini yang sudah pernah nonton film “Inside out”? Sebuah film komedi animasi komputer 3D Amerika yang rilis pada 2015 dan diproduksi oleh Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures. Film ini disutradarai oleh Pete Docter dan berhasil meraih beberapa penghargaan setelah tayang perdana pada Film Festival Cannes ke-68 pada 18 Mei 2015, diantaranya BAFTA Award, Golden Globe Award, dan Critic’s Choice Award. Ternyata, dalam proses pembuatan film ada beberapa ilmuan psikologis yang turut andil untuk membantu proses pembuatannya, termasuk psikolog Dacher Keltner dari Universitas California, Berkeley (Djendri, 2020). Film ini nge-mention  5 emosi dasar yang dimikiki sang tokoh, apa benar manusia hanya punya 5 emosi? mari kita bahas bersama :).

Berdasarkan APA dictionary, emosi adalah pola reaksi yang kompleks, yang melibatkan elemen pengalaman, perilaku, dan fisiologis, di mana seorang individu mencoba untuk menangani masalah atau peristiwa yang signifikan secara pribadi. Kualitas spesifik dari emosi (misalnya, ketakutan, rasa malu) ditentukan oleh signifikansi spesifik dari peristiwa tersebut. Misalnya, jika signifikansinya melibatkan ancaman, rasa takut kemungkinan besar akan muncul; jika signifikansinya melibatkan ketidaksetujuan dari orang lain, rasa malu kemungkinan akan muncul. Nah, dari pengertian diatas dapat kita simpulkan bahwa emosi adalah reaksi seseorang mengenai sebuah peristiwa yang terjadi secara pribadi.

Ekman et al (1969) melakukan studi lintas budaya terkait emosi yang dimiliki oleh manusia, ia meminta sampelnya melihat beberapa foto ekspresi dan meminta mereka untuk menjelaskan emosi terkait, dan studi mereka menemukan bahwa terdapat enam emosi yang mirip dari hasil laporan sampel tersebut yaitu Happy (H), Fear (F), Disgust-contempt (D), Anger (A), Surprise (SU), Sadness (SA). 

Happy (Kebahagiaan)

Kebahagian merupakan emosi yang sangat diharapkan oleh setiap orang. Kebahagiaan sering didefinisikan sebagai keadaan emosional yang menyenangkan yang ditandai dengan perasaan puas, gembira, puas, dan sejahtera. Kebanyakn orang mengekpresikan bahagia dengan tersenyum, tertawa, banyak bicar, dll.

Fear (Takut)

Ketakutan adalah emosi yang kuat yang juga dapat memainkan peran penting dalam kelangsungan hidup. Ketika Anda menghadapi semacam bahaya dan mengalami ketakutan, Anda mengalami apa yang dikenal sebagai respons melawan atau lari. Bayangkan jika anda tidak memiliki emosi takut ketika ada singa yang mendekati anda dan anda tidak meresponnya dengan lari, maka anda pulang ke syurga dengan tenang. Beberapa orang mengekspresikan emosi takut dengan mata melotot, detak jantung dan pernafasan tidak stabil, lari, dll.

Disgust-contempt ( Jijik)

Rasa jijik ini bisa muncul disebabkan oleh beberapa hal, termasuk rasa, penglihatan, atau bau yang tidak enak. Beberapa orang mengekspresikan emosi jijik dengan menjauh dari objek, muntah, dll.

Anger (Amarah)

Kemarahan merupakan emosi yang sangat kuat yang ditandai dengan perasaan permusuhan, jengkel, frustrasi, dan kesal orang lain. Seperti rasa takut, kemarahan dapat berperan dalam respons tubuh melawan atau lari. Emosi marah sering diekspresikan dengan melotot, berteriak, berkeringat, muka memerah, bahkan berprilaku agresif seperti memukul, menendang, dll.

Suprise (Kejutan)

Kejutan biasanya terjadi dalam tempo yang cukup singkat dan ditandai dengan respons kejutan fisiologis setelah sesuatu yang tidak terduga terjadi. Jenis emosi ini bisa positif, negatif, atau netral. Kejutan yang tidak menyenangkan, misalnya mungkin melibatkan seseorang yang melompat dari balik pohon dan menakut-nakuti Anda saat Anda berjalan ke mobil Anda di malam hari. Kejutan yang menyenangkan mungkin seperti menang lotre, dll. Emosi ini biasanya diekspresikan dengan menaikan alis, mulut terbuka, lompat, teriak, dll.

Sadness (Sedih)

Emosi terakhir adalah Sedih. Kesedihan didefenisikan sebagai keadaan emosional sementara yang ditandai dengan perasaan kecewa, sedih, putus asa, tidak tertarik, dan suasana hati yang buruk. Dalam beberapa kasus, orang dapat mengalami periode kesedihan yang berkepanjangan dan parah yang dapat berubah menjadi depresi. Kesedihan dapat diekspresikan dalam beberapa cara, antara lain,  Menangis, Kelesuan, menghindar dari orang lain, dll.

Sumber Gambar :

Google image

Referensi :

Cherry, K. (2021). The 6 Types of Basic Emotions and Their Effect on Human Behavior. Verywellmind.com. diakses 14 agustus 2021 dari https://www.verywellmind.com/an-overview-of-the-types-of-emotions-4163976
Djendri, D. V. (2020). Sinopsis Film Inside Out, Kisah 5 Macam Emosi Manusia. Kompas.com . diakses 14 Agustus 2021 dari https://www.kompas.com/hype/read/2020/10/07/075830966/sinopsis-film-inside-out-kisah-5-macam-emosi-manusia?page=all.
Ekman, P., Sorenson, E. R., & Friesen, W. V. (1969). Pan-Cultural Elements in Facial Displays of Emotion. Science, 164(3875), 86–88. doi:10.1126/science.164.3875.86

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *