Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Stres Akademik: Kenali Penyebabnya!

Stres merupakan respon tubuh dari adanya stressor (sumber stres). Stres didefinisikan sebagai kondisi dimana individu merasa tidak mampu untuk menghadapi tuntutan-tuntutan dari lingkungan, sehingga muncul perasaan tidak nyaman dan perasaan tegang. Salah satu bentuk penyebab dari adanya stres adalah perihal akademik. Stres akademik merupakan tekanan-tekanan yang terjadi pada pelajar (siswa/mahasiswa) yang disebabkan oleh tuntutan akademik yang dirasa terlalu berat bagi pelajar.

Stres akademik jika tidak segera ditangani akan menimbulkan beberapa dampak negatif bagi para pelajar. Beberapa dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari stres akademik seperti:

  1. Gangguan tidur
  2. Penurunan prestasi pelajar
  3. Meningkatnya drop out pada pelajar
  4. Perubahan pola makan
  5. Sakit kepala
  6. Depresi dan kecemasan
  7. Agresif
  8. Mengonsumsi obat-obatan dan alkohol
  9. Mood swings
  10. Kehilangan rasa percaya diri

Untuk mencegah terjadinya stres akademik pada pelajar, maka perlu diketahui penyebab-penyebabnya. Berdasarkan hasil studi beberapa sumber, disebutkan beberapa penyebab munculnya stres akademik pada pelajar diantaranya:

  1. Pola pikir; pelajar yang mampu mengendalikan pikirannya cenderung lebih dapat mengatasi stres yang muncul. Sebaliknya, pelajar yang berpikir bahwa dirinya tidak mampu untuk mengendalikan situasi cenderung lebih mudah terpapar stres akademik.
  2. Kepribadian; pelajar yang memiliki kepribadian tahan banting (hardiness) cenderung lebih bisa menghadapi stres akademik. Selain itu, pelajar yang memiliki komitmen rendah, kepercayaan diri rendah, harga diri rendah dan optimisme rendah cenderung lebih mudah terpapar stres akademik.
  3. Waktu dan uang; sumber daya yang dimiliki pelajar ini dapat memengaruhi cara pelajar dalam menghadapi stressor (sumber stres).
  4. Pendidikan; latar belakang pendidikan para pelajar dapat menjadi salah satu pengaruh pelajar dalam menghadapi stres akademik yang terjadi.
  5. Dukungan sosial; dukungan dari lingkungan sekitar seperti tenaga pendidik, orang tua, teman atau masyarakat juga dapat memengaruhi stres akademik seseorang. Dukungan sosial yang baik pada pelajar dapat mencegah pelajar mengalami stres akademik.
  6. Pelajaran; kurikulum dan sistem pendidikan yang semakin tinggi standarnya membuat persaingan, waktu belajar, dan beban pelajar bertambah.

Berikut adalah beberapa penyebab yang dapat memengaruhi seorang pelajar mengalami stres akademik. Pelajar, pendidik, dan orang tua sebagai faktor yang berperan penting dalam pendidikan seseorang selayaknya saling bekerja sama untuk memajukan pendidikan dengan cara yang baik, benar dan tepat. Agar tujuan dan manfaat dapat dirasakan oleh semua pihak yang terlibat.

 

 

 

References:

  1. Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health psychology – biopsychososial interactions. Wiley.
  2. Barseli, M., Ifdil, I., & Nikmarijal, N. (2017). Konsep stres akademik siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(3). 143-148.
  3. Oktavia, W. K., Fitroh, R., Wulandari, H., & Feliana, F. (2019) Faktor-faktor yang mempengaruhi stres akademik (Prosiding diterbitkan). Diakses: http://seminar.uad.ac.id/index.php/snmpuad/article/view/3416/741.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *