Seberapa sering Anda merasa kesepian? Jika Anda mengatakan bahwa Anda kadang-kadang mengalami kesepian atau bahkan selalu, Anda tidak sendirian. Menurut survei baru terhadap 20.000 orang Amerika oleh The Cigna Health Insurance Company, kesepian berada pada tingkat yang cukup tinggi. Penyebab kesepian dapat berasal dari banyak hal. Bisa dari kehilangan orang yang disayang, kurang komunikasi dan interaksi dengan keluarga. Tahukah kalian bahwa media sosial juga menjadi penyumbang dalam kecemasan?
Dalam survei terbaru yang disponsori oleh The Cigna Health Insurance Company, 46% responden melaporkan kadang-kadang atau selalu merasa sendirian. Seberapa besar peran media sosial terhadap angka kesepian yang tinggi ini? Itu tergantung pada bagaimana kalian berinteraksi dengan Internet. Menghabiskan berjam-jam setiap hari menggunakan media sosial dapat menciptakan perasaan kesepian. Sudah umum bagi penderita kecemasan sosial untuk membuka aplikasi media sosial untuk sementara merasakan hubungan dengan orang lain. Tetapi ketika mereka mencabut, perasaan koneksi menghilang. Selain itu, sering melihat potret kehidupan orang lain dapat membuat pengguna media sosial merasa seolah-olah setiap orang memiliki kehidupan yang lebih baik, lebih pintar, lebih lucu, lebih menarik, memiliki lebih banyak teman, dll. Dorongan untuk mempercayai gagasan yang tidak rasional ini dapat menjadi lebih kuat untuk pengguna media sosial dengan self esteem atau harga diri rendah. Media sosial dapat membuat seseorang menjadi obsesif sehingga mereka bisa saja memeriksa apakah seseorang telah “menyukai” postingan mereka atau mengucapkan selamat ulang tahun kepada mereka.
Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di American Journal of Preventive Medicine, para peneliti dari Amerika Serikat menemukan individu yang biasa menghabiskan waktu lebih dari dua jam sehari di dunia maya, dapat diartikan dengan melipat gandakan peluang rasa terisolasinya.
Profesor Brian Primack dari Sekolah kedokteran, Universitas Pittsburgh menjelaskan bahwa hasil studi ini secara sederhana mengingatkan kita bahwa, secara keseluruhan, penggunaan media sosial cenderung dikaitkan dengan peningkatan rasa isolasi sosial dibanding yang pada akhirnya berdampak pada munculnya rasa kesepian.
Mengatasi Kesepian Dari Sosial Media
- Hapus aplikasi sosial media anda. Ketika anda merasa sudah benar-benar kecanduan maka akan lebih baik untuk menghapus sosial media yang sekiranya tidak terlalu diperlukan, dan sisakan satu saja yang memang anda butuhkan untuk berkomunikasi secara penting dan rutin. Terlalu banyak memiliki akun sosmed akan membuat anda semakin ingin mengeceknya dan akan menimbulkan kecanduan yang semakin sulit dihindari.
- Matikan Ponsel secara berkala. Buatlah jadwal yang pas untuk mematikan ponsel dan segala pemberitahuan sosial media anda pada jam-jam tertentu seperti saat akan tidur, atau berkumpul dengan keluarga, atau ketika hari libur.
- Letakkan Gadget di luar kamar. Hal ini bertujuan untuk mencegah distraksi dan keinginan untuk memegang gadget.
Itu adalah penjelasan singkat mengenai dampak negatif dari gadget dan sosial media. Jika cara diatas tidak berhasil, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog terkait permasalahan anda.
semoga artikel ini membantu!
Referensi:
https://www.psycom.net/how-social-media-increases-loneliness/
up/20170306202832-255-198237/media-sosial-justru-membuat-orang-semakin-kesepian.