(image source: cadabamshospitals.com)
Psikolog dan Psikiater adalah individu yang sama-sama dilatig untuk mendiagnosis dan merawat orang dengan kondisi kesehatan mental. Tapi dibalik kesamaan tersebut, ternyata Psikolog dan Psikiater tidaklah sama. Individu yang menjadi Psikolog dan Psikiater memiliki latar belakang pendidikan, pelatihan, dan peran yang berbeda dalam pengobatan terkait.
Psikolog memiliki gelar yang lebih tinggi, seperti PhD atau PsyD. Paling umum mereka menggunakan terapi bicara untuk mengobati kondisi kesehatan mental klien. Mereka juga bertindak sebagai konsultan bersama penyedia layanan kesehatan lain. Sedangkan Psikieater, individu akan memiliki gelas medis bersama dengan kualifikasi lanjutan dari residensi dan spesialisasi dala psikiatri. Psikiater menggunakan obat-obatan, terapi bicara, dan perawan lain untuk mengobati klien dengan kondisi kesehatan mental. Kedua penyedia jasa ini, harus memiliki izin praktik di wilayahnya masing-masing.
Psikolog
Psikolog bekerja dengan orang-orang yang memiliki kondisi kesehatan mental. Mereka mendiagnosis kondisi ini dengan menggunakan wawancara, observasi, dan survei. Nah, yang membedakan dengan Psikiater adalah Psikolog tidak dapat meresepkan obat untuk klien.
Psikolog dapat bekerja di dalam tempat yang sama dengan psikiater, seperti:
- Praktek pribadi
- Rumah sakit
- Rumah sakit jiwa
- Pusat medis
- Universitas
- Rumah jompo
- Penjara
- Program rehabilitas
- Program rumah sakit
Psikolog menyelesaikan sekolah pascasarjana dan pelatihan tingkat doktoral. Gelar yang dapat dicapai yakni doktor filsafat (PhD) atau dokter psikologi (PsyD). Psikolog juga bisa mendapatkan pelatihan khusus di bidang-bidang seperti:
- Klinik psikologi
- Geropsikologi
- Neuropsikologi
- Psikoanalisis
- Psikologi forensik
- Psikologi anak dan remaja
Psikiater
Psikiater bekerja dalam tempat ini:
- Praktek privadi
- Rumah sakit
- Rumah sakit jiwa
- Pusat medis
- Universitas
- Rumah jompo
- Penjara
- Program rehabilitas
- Program rumah sakit
Psikiater sering merawat orang dengan kondisi kesehatan mental yang memerlkan pengobatan, seperti: gangguan kecemasan, ADHD, gangguan bipolas, depresi mayor, dan lain-lain.
Psikiater lulus dari sekolah kedoteran dengan gelar berikut: dokter kedokteran (MD) dan dokter pengobatan osteopathic (DO). Beberapa pssikiater mendapatkan pelatihan ekstra dalam spesialisasi, seperti:
- Obat kecanduan
- Psikiatri anak dan remaja
- Psikiatri geriatri
- Psikiatri forensik
- Obat nyeri
- Obat tidur
- Psikolog
Sumber
- Watson, S. (2019, May 23). Psychologist vs pscyhiatrist: What’s the difference?. healthline. https://www.healthline.com/health/mental-health/what-is-the-difference-between-a-psychologist-and-a-psychiatrist