Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Olahraga dan Kesehatan Mental

Olahraga merupakan kegiatan yang wajib dilakukan secara rutin. Olahraga akan menyokong gaya hidup sehat seseorang. Olahraga di masa pandemi seperti sekarang sangat dianjurkan meskipun dengan tetap menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari virus Corona. Olahraga dapat bermacam-macam jenisnya mulai dari lari, berenang, badminton, atau gymnastic. Olahraga selama minimal 150 menit per minggu dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan agar dapat menunjang kesehatan kita terutama bagi jantung agar tetap sehat [1].

Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik manusia, olahraga juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental manusia. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari berolahraga bagi kesehatan mental yaitu [2,3]:

  1. Olahraga secara rutin dapat meningkatkan kualitas tidur. Secara tidak langsung dengan kualitas tidur yang baik akan membantu kita mengontrol emosi dengan lebih stabil
  2. Olahraga dapat mengalihkan diri kita dari pikiran-pikiran negatif dengan fokus pada gerakan yang dilakukan. Selain itu dengan olahraga kita dapat mencoba pengalaman baru.
  3. Olahraga dapat meningkatkan kesempatan bersosialisasi dan dukungan sosial jika dilakukan dengan orang lain.
  4. Olahraga dapat mengurangi hormon stres dan meningkatkan hormon kebahagiaan.
  5. Olahraga dapat meningkatkan semangat dan energi pada diri kita.
  6. Olahraga dapat mengurangi kecemasan, depresi, dan perasaan negatif pada diri kita.
  7. Olahraga dapat meningkatkan harga diri dan fungsi kognitif.

Olahraga mungkin belum menjadi kebiasaan atau rutinitas bagi beberapa orang. Olahraga mungkin juga akan membutuhkan usaha lebih jika kita telah lama tidak melakukan olahraga. Tips yang bisa dilakukan untuk membuat diri kita memiliki rutinitas berolahraga diantaranya:

  • Pilih olahraga atau aktivitas fisik yang kamu sukai dan nyaman lakukan
  • Olahraga secara bertahap, jangan langsung memulai dengan olahraga yang membuat diri kamu terbebani atau merasa tidak nyaman
  • Bikin jadwal olahraga agar rutinitas kamu tidak banyak terlewati
  • Konsultasikan dengan dokter jika dirasa butuh untuk menentukan jenis olahraga yang cocok untuk diri kamu

Berikut adalah penjelasan mengenai olahraga dan kesehatan mental. Olahraga harus dilakukan untuk menunjang kesehatan diri kita secara holistic (fisik dan psikis). Buat kamu yang sedang berjuang untuk dapat melakukan rutinitas olahraga semangat ya. Salam sehat!

 

References:

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Aktivitas fisik 150 menit per minggu agar jantung sehat. Diakses: http://p2ptm.kemkes.go.id/preview/infografhic/aktivitas-fisik-150-menit-per-minggu-agar-jantung-sehat. Diakses pada 23 September 2021.
  2. Better Health Channel. (2018). Exercise and mental health. Diakses: https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/exercise-and-mental-health. Diakses pada 23 September 2021.
  3. Callaghan P. (2004). Exercise: a neglected intervention in mental health care?. Journal of psychiatric and mental health nursing, 11(4), 476–483. https://doi.org/10.1111/j.1365-2850.2004.00751.x.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *