Pernahkah sobat Psike mendengar istilah neuropsikologi? Apa yang terlintas ketika sobat mendengar istilah neuropsikologi? Apakah sobat termasuk orang yang menyukai pembahasan mengenai aktivitas pada otak manusia? Neuropsikologi merupakan ilmu yang terletak di antara neurologi dan berbagai cabang ilmu psikologi dan pendidikan. Neuropsikologi merupakan bagian dari psikologi terapan yang memiliki keterkaitan dengan perilaku seseorang dipengaruhi oleh aktivitas-aktivitas dalam otak.
Psikologi klinis membawahi neuropsikologi sebagai suatu keilmuan atau speciality (bidang keahlian khusus). Neuropsikologi juga membahas tentang perbedaan yang terdapat dalam fungsi-fungsi kognitif (berpikir/aktivitas otak) dan perilaku dari orang-orang yang memiliki dan tidak memiliki disfungsi otak. Tugas dari seorang yang berkecimpung dalam neuropsikologi seperti:
- Melakukan evaluasi neuropsikologi, evaluasi yang dimaksud meliputi penilaian kecerdasan (tes intelegensi), penilaian kemampuan akademik, evaluasi terkait perhatian, konsentrasi, kebahasaan, ingatan, cara belajar, dan fungsi sensorik-motorik.
- Mempersiapkan dan menulis rincian laporan neuropsikologi, data-data dari hasil pengumpulan atau asesmen yang telah dilakukan seperti hasil tes psikologi, deteksi dini, skala psikologi, observasi, wawancara, ataupun studi dokumen dari klien.
- Mendiagnosa dan mengintervensi (menangani) kondisi klien, dari hasil asesmen dan evaluasi yang dilakukan kemudian neurpsikolog memberikan diagnosa dan intervensinya kepada klien yang ditangani.
Beberapa metode dan alat-alat penunjang dalam pekerjaan seorang neuropsikolog yang sedikit membedakan dengan psikolog lainnya seperti alat tes neurpsikologis (Benton Visual Retention Test, Controlled Oral Word Associatio, Wisconsin Card Sorting Test, dan lainnya), hasil scan otak klien, Electrophysiology untuk mengukur aktivitas otak seperti electroencephalography (EEG) dan magneto-encephalography (MEG).
Beda neurolog dan neuropsikolog apa??
Neurolog merupakan seseorang yang bergelar dokter medis dan memiliki spesialisasi di bidang asesmen dan farmakologis untuk penyakit atau gangguan pada sistem saraf manusia. Sedangkan neuropsikolog merupakan psikolog klinis yang mendapat pelatihan dan pengalaman tambahan tentang hubungan antara otak dan perilaku. Seorang neuropsikolog biasanya bekerja sama dengan neurolog, psikiater, terapis okupasional, terapis fisik, terapis bicara (wicara), dan beberapa profesional lainnya yang berhubungan.
Berikut adalah penjelasan singkat mengenai neuropsikologi. Semoga dapat memberikan manfaat dan pemahaman bagi sobat Psike yang telah membaca.
References:
- Sundberg, N. D., Winebarger, A. A., & Taplin, J. R. (2007). Psikologi klinis – Perkembangan teori, praktik, dan penelitian edisi keempat. Pustaka Pelajar.
- Rencanamu. (2021). Neuropsikologi dan neuropsikologi klinis. Diakses: https://rencanamu.id/profesi/ilmu-kesehatan/neuropsikologi-dan-neuropsikologi-klinis-. Diakses pada 11 Oktober 2021.
- Boyle, G.J., Saklofske, D.H., & Matthews, G. (2012). (Eds.), SAGE Benchmarks in Psychology: Psychological Assessment, Vol. 3: Clinical Neuropsychological Assessment. SAGE.