Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengenal Tentang OCD (Obsessive Compulsive Disorder

Pernahkah anda mendengar mengenai OCD (Obsessive Compulsive Disorder)? Gangguan obsesif-kompulsif (OCD) adalah suatu kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan adanya obsesi dan kompulsi yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. OCD sebelumnya digolongkan sebagai gangguan kecemasan karena individu dengan kondisi OCD ini sering mengalami kecemasan cukup parah akibat pikiran obsesif. Dalam edisi terbaru Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), OCD tidak lagi dikategorikan sebagai gangguan kecemasan, OCD diklasifikasikan secara mandiri. Beberapa kondisi lain seperti gangguan dismorfik tubuh, gangguan penimbunan, dan trikotilomania diklasifikasikan ke dalam Obsessive Compulsive Disorder ini.
Kompulsi merupakan suatu perilaku yang dilakukan sebagai respons terhadap pikiran obsesif. Seseorang dengan OCD dapat mengulangi perilaku ini secara berulang-ulang, bahkan bisa sampai berjam-jam. Dalam OCD, contoh kompulsi misalnya mencuci tangan atau menghitung berulang kali, mengecek pintu selama berkali-kali. Individu dengan OCD bisa menunjukkan perilaku yang berbeda-beda. individu dengan OCD kerap merasa tidak nyaman dengan perilaku mereka ini. mereka melakukan perilaku tersebut untuk mengurangi perasaan cemas, rasa bersalah, dan ketakutan. Tujuan untuk menghindari perasaan-perasaan negatif tersebut mungkin akan menghilang, tetapi hanya berlaku untuk sementara waktu saja. Perilaku obsesif ini dapat mempengaruhi kualitas hidup individu secara signifikan.
Beberapa Contoh Kompulsi Yang Umum Terjadi dalam OCD
Kompulsi dapat meliputi tindakan fisik maupun mental. Beberapa contoh perilaku kompulsi yang umum terjadi antara lain:
– Memeriksa berulang kali pintu dan jendela terkunci atau peralatan elektronik dimatikan. Beberapa individu dengan OCD harus
– Membersihkan rumah, pakaian, dan/atau tubuh secara berlebihan
– Menghitung benda, huruf, kata, atau tindakan
– Melakukan aktivitas rutin secara berulang-ulang, seperti berdiri atau naik turun tangga
– Meminta atau menuntut kepastian dari anggota keluarga atau penyedia layanan kesehatan, seperti “Tangan saya harus bersih sekarang, kan?”
– Menata ulang objek untuk memastikan urutan dan letaknya presisi.
– Melakukan banyak hal misalnya, menyalakan dan mematikan lampu lima kali karena lima adalah angka
yang “baik” bagi mereka yang memiliki pemikiran-pemikiran tersebut.

Beberapa Contoh Obsesi Umum dalam OCD
Obsesi adalah bagian lain dari gangguan obsesif-kompulsif. Obsesi melibatkan pikiran (kognitif), dan perasaan. kondisi ini dapat menyebabkan individu dengan OCD merasakan kesulitan mengontrol diri, merasa takut, cemas, jijik, dan memiliki rasa malu dan bersalah. Obsesi umum di antara orang dengan OCD meliputi:
– Takut terkontaminasi oleh kuman, kotoran, virus, cairan tubuh, bahan kimia, hewan, penyakit.
– Takut kehilangan kontrol diri terhadap pikiran atau impuls yang akan berakibat merugikan seseorang seperti mencuri , melontarkan kata-kata makian, atau menjadi kasar.
– Takut jika tidak sengaja menyakiti orang lain karena sesuatu yang dilakukan.
– Khawatir kehilangan atau melupakan sesuatu yang penting
– Khawatir terhadap seberapa lurus atau jumlah objek tertentu.
– Ketidakmampuan untuk membuat keputusan tentang apa yang harus disimpan dan apa yang harus dibuang
– Keyakinan pada angka-angka tertentu dan atau warna yang baik benar atau buruk salah
Penyebab
Beberapa faktor berikut diyakini sebagai penyebab timbulnya OCD:
-Faktor Biologis: Satu teori adalah bahwa OCD berasal dari gangguan di otak yang bertugas menyaring atau “menyensor” pikiran, ide, dan impuls yang kita miliki setiap hari. Pada individu dengan OCD, otak mungkin mengalami kesulitan memusatkan pikiran dan impuls mana yang harus diabaikan. Akibatnya, mereka dapat mengalami obsesi dan kompulsi.
-Riwayat Dalam Keluarga: Anda juga mungkin berisiko lebih besar mengalami OCD jika sebelumnya terdapat anggota keluarga dengan riwayat gangguan ini. Penelitian telah menunjukkan bahwa jika anda, orang tua, atau saudara kandung menderita OCD, terdapat kemungkinan sekitar 25% anggota keluarga dekat lainnya juga akan menderita OCD.
-Genetika: Meskipun informasi mengenai gen yang mungkin bisa menyebabkan OCD belum ditemukan, tetapi gen bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya.
-Stres: Stres karena permasalahan yang dialami dalam hidup misalnya masalah pekerjaan, hubungan dengan orang lain, masalah dalam pendidikan, bisa memicu timbulnya OCD.

Penanganan untuk OCD
Perawatan untuk OCD dapat diatasi dengan menggunakan terapi perilaku, seperti terapi perilaku kognitif (cognitive behavioral therapy) biasa disebut dengan CBT atau terapi pencegahan paparan dan respon (Exposure and Response Prevention Therapy) atau ERP. Beberapa orang juga bisa mendapat perawatan dengan obat-obatan tertentu dan tentunya dengan pengawasan dokter atau psikiater.
Jika anda memerlukan bantuan silahkan menghubungi ahli profesional seperti psikolog dan psikiater, hal ini akan membantu anda menghindari self diagnosed dan jika membutuhkan penanganan lebih lanjut anda berada di jalur yang tepat.
Semoga artikel ini membantu!

Referensi:
Rifkind N. Anxiety and Depression Association of America. Understanding and Healing Touching and Movement Rituals. Updated September 2016.

International OCD Foundation. What is OCD?.

Decloedt EH, Stein DJ. Current trends in drug treatment of obsessive-compulsive disorder. Neuropsychiatr Dis Treat. 2010;6:233-42. doi:10.2147/ndt.s3149

American Psychiatric Association. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition. American Psychiatric Publishing; 2013.

Hezel DM, Simpson HB. Exposure and response prevention for obsessive-compulsive disorder: A review and new directions. Indian J Psychiatry. 2019;61(Suppl 1):S85-S92.
doi:10.4103/psychiatry.IndianJPsychiatry_516_18

National Institute of Mental Health. Obessive-Compulsive Disorder. Updated October 2019.

https://www.verywellmind.com/what-are-common-obsessive-behaviors-2510679

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *