Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengenal Halo Effect: Bukan Nyapa

Sobat Psike, mungkin kamu pernah mengalami saat akan berkenalan dengan seseorang, kamu sueah diberi tahu terlebih dahulu oleh temanmu tentang orang tersebut. Misalnya: “Eh kamu tau nggak sih si A tuh orangnya suka bagi-bagi uang loh!” kemudian kamu pun ikut berpikir bahwa si A merupakan orang yang dermawan, dan akhirnya ingin berteman dengan si A.

Dalam psikologi, hal ini disebut dengan halo effect. Bagaimana sebenarnya halo effect ini? Simak terus artikel ini, ya!

Definisi Halo Effect

Halo effect, juga disebut sebagai halo error, adalah jenis bias kognitif di mana persepsi kita tentang seseorang dipengaruhi secara positif oleh pendapat kita tentang sifat terkait lainnya dari orang itu.

Halo effect dapat membentuk persepsi kita tentang kecerdasan dan kompetensi orang lain, dan pengaruhnya dapat dilihat di banyak tempat mulai dari ruang kelas hingga gedung pengadilan. Halo effect ini dapat memunculkan bias dan akhirnya menjadi salah pemahaman.

Penampilan fisik juga dapat mempengaruhi halo effect terhadap seseorang. Ketika kita melihat orang yang berpakaian rapi dengan orang yang berpakaian lusuh, tentu kita akan memberikan persepsi yang berbeda dari kedua orang tersebut.

Halo Effect dalam Kehidupan Sehari-hari

Halo effect sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, biasanya halo effect terjadi pada situasi-situasi berikut:

  • Orang yang menurutmu menarik
  • Tempat kerja
  • Sekolah
  • Pemasaran yang dilakukan pegawai di supermarket
  • Kedokteran dan kesehatan
  • Kampanye calon legislatif

Dampak dari Halo Effect

Di Sekolah

Guru memiliki harapan yang lebih baik pada anak-anak yang mendapatkan nilai tinggi dan biasanya mengabaikan anak-anak dengan nilai yang lebih rendah.

Halo effect dapat memengaruhi cara guru memperlakukan siswa, tetapi juga dapat memengaruhi cara siswa memandang guru. Guru yang dianggap galak akan membuat siswa lebih takut saat menghadapi guru tersebut.

Di Lingkungan Kerja

Supervisor dapat menilai bawahan berdasarkan persepsi karakteristik tunggal daripada keseluruhan kinerja dan kontribusi mereka.

Di Dunia Pemasaran

Pemasar memanfaatkan halo effect untuk menjual produk dan jasa.  Ketika sebuah produk dipromosikan oleh selebriti atau orang yang mempunyai pengaruh,, evaluasi positif orang lain terhadap individu tersebut dapat menyebar ke persepsi mereka tentang produk itu sendiri.

Kebalikan dari Halo Effect

Halo effect merupakan bias yang membuat seseorang memiliki pandangan yang positif terhadap sesuatu akibat pengaruh. Lalu bagaimana dengan bias yang membuat seseorang berpikir negatif?

Hal ini dinamakan dengan horn effect yaitu sejenis bias kognitif yang mengacu pada kecenderungan untuk membuat kesan yang tidak menyenangkan secara keseluruhan dari seseorang, berdasarkan satu sifat negatif.

Itulah sekilas mengenai halo effect. Apakah kamu pernah mengalaminya?

Referensi:

Cherney, K. (2019). What is the halo effect? Retrieved from https://www.healthline.com/health/halo-effect#history.

Cherry, K. (2021). Why the Halo Effect Influences How We Perceive Others. Retrieved from https://www.verywellmind.com/what-is-the-halo-effect-2795906.

Prera, A (2021). Why the halo effect affects how we perceive others. Retrieved from https://www.simplypsychology.org/halo-effect.html.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *