LDR atau Long-Distance Relationship merupakan jenis hubungan yang secara geografis terpisah jauh antar individu dan sangat jarang untuk bertatap muka secara langsung (Maguire dan Terry, 2010). Pasangan LDR biasanya adalah pelajar yang kuliah di negara atau kota yang berbeda atau pasangan yang LDR karena pekerjaan. Long-distance relationship sebenarnya juga dapat terjadi pada hubungan keluarga atau pertemanan yang berjarak jauh.
Long-distance relationship memiliki beberapa kekurangan dalam hubungannya diantaranya yaitu (Betchen, 2015):
- Waktu; mereka yang sedang berada dalam LDR akan membutuhkan waktu untuk saling bertemu dan terkadang bagi mereka yang berada pada tempat yang memiliki perbedaan waktu yang cukup jauh harus merelakan waktu istirahat mereka agar tetap bisa berkomunikasi.
- Uang; untuk dapat bertemu dengan pasangan, mereka harus mengorbankan dana lebih untuk bisa mendatangi pasangan yang berbeda tempat.
- Intimasi; pasangan LDR biasanya jarang bertemu dan hanya bertemu dalam rentan waktu yang cukup lama. Kedekatan antar keduanya biasanya tidak sedekat dengan mereka yang menjalin hubungan biasa.]
- Berisiko; akibat jarak antar pasangan maka perasaan kesepian (loneliness), dukungan fisik dari pasangan, kurangnya perasaan emosional, atau rendahnya hubungan seksual dengan pasangan dapat menjadi pemicu retaknya hubungan.
Tapi buat kamu yang sedang berada dalam long-distance relationship jangan berkecil hati, karena ada beberapa tips buat kamu agar hubungan berjalan baik (Greenberg, 2018):
-
Perkuat komitmen
Pastikan kamu dan pasangan kamu memiliki komitmen yang sama untuk berada pada long-distance relationship. Komitmen merupakan modal awal bagi kamu dan pasangan yang sedang LDR ataupun tidak.
-
Tetapkan harapan yang jelas dengan pasangan
Diskusikan dengan pasangan kamu terkait seberapa sering kamu akan berkomunikasi? Kapan kamu dan pasangan dapat bertemu? Siapa yang pergi untuk mendatangi pasangan? Obrolkan harapan-harapan atau ekspektasi kamu dan pasangan. Cara ini bisa digunakan sebagai bentuk kedekatan komunikasi antara kamu dan pasangan.
-
Ketahui tingkat kecemburuan
Kamu atau pasangan yang berbeda wilayah pasti akan memiliki hubungan pertemanan dengan orang lain. Hal ini mungkin akan membuat kamu atau pasangan merasa cemburu atau iri. Tetapkan batasan-batasan agar kalian tetap dapat memiliki hubungan yang sehat dengan pasangan, teman, keluarga, atau rekan kerja. Melarang pasangan untuk tidak memiliki hubungan dengan orang lain bukanlah suatu pilihan yang tepat karena akan membuat pasangan mengalami social isolation atau isolasi sosial.
-
Jangan terlalu idealis
Pasangan kita merupakan manusia yang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Menganggap pasangan kita “sempurna” akan membuat kita merasa kecewa atau patah hati ketika mengetahui kekurangan pada pasangan.
Nah itu tadi beberapa tips buat kamu sedang berada dalam long-distance relationship. Semoga dengan tips tadi dapat membuat kamu dan pasangan memiliki hubungan yang sehat dan berjalan lancar.
References:
- Maguire, K. C., & Terry, A. K. (2010). When distance is problematic: Communication, coping, and relational satisfaction in female college students’ long-distance dating relationships. Journal of Applied Communication Research, 38(1). 27-46.
- Betchen, S. J. (2015). 5 problems with long-distance realtionships. Diakses: https://www.psychologytoday.com/intl/blog/magnetic-partners/201508/5-problems-long-distance-relationships. Diakses pada 6 September 2021.