Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Kecerdasan Multi-Faktor

Thorndike memberi definisi inteligensi sebagai hal yang dapat dinilai dengan taraf ketidaklengkapan dari pada kemungkinan kemungkinan dalam perjuangan hidup individu. Thorndike menyatakan bahwa inteligensi terdiri atas berbagai kemampuan spesifik (s) yang ditampakkan dalam wujud prilaku inteligen. Oleh karena itu teorinya dikategorika ke dalam teori inteligensi faktor ganda atau multi-factor of intelligence/ multiple theory of intelligence.

Menurut Thorndike (1977), manusia mempunyai tiga macam kecerdasan atau inteligensi, yaitu :

1. Kecerdasan Abstrak

kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan memahami dan memanipulasi simbol matematis dan bahasa atau verbal. Kemampuan untuk memahami, mengelola, dan memecahkan ide-ide atau simbol-simbol verbal dan matematik. Dia kemudian mengusulkan bahwa ada empat dimensi umum kecerdasan abstrak :

  • Ketinggian: kompleksitas atau kesulitan tugas yang dapat dilakukan seseorang
  • Lebar: berbagai tugas yang memberikan kesulitan
  • Luas: fungsi dari lebar dan ketinggian
  • Kecepatan: jumlah tugas yang dapat diselesaikan dalam waktu tertentu

 

2. Kecerdasan Konkret Atau Praktis

kemampuan memahami, mengontrol tubuh secara efektif, dan memanipulasi objek yang nyata. Kemampuan untuk melaksanakan tugas-tugas atau mekanisme tertentu yang berkaitan dengan aktifitas sensorimotorik atau dalam memanipulasi objek.

3. Kecerdasan Sosial

kemampuan memahami dan mengelola sebuah hubungan sosial antar manusia. Kecerdasan sosial inilah menjadi akar kecerdasan emosional. Thorndike (Azwar,   2015) mendefinsikan kecerdasan   sosial   sebagai   kemampuan memahami dan mengatur individu untuk  bertindak  secara  bijak. Kecerdasan sosial adalah kemampuan memahami dan mengatur orang lain untuk bertindak bijaksana dalam menjalin hubungan, yang meliputi kecerdasan interpersonal (kecerdasan untuk memahami orang lain) dan kecerdasan intrapersonal (kemampuan mengelola diri sendiri) (Goleman, 2002).

Thorndike (1920) membahas lebih jauh untuk kecerdasan sosial dibandingkan jenis kecerdasan lainnya. Dia menemukan bahwa kecerdasan sosial adalah beberapa kemampuan yang kompleks dan mencakup tiga elemen, yaitu : 1) kepekaan sosial, yaitu sikap individu terhadap masyarakat, tercermin dari pengambilan peran sosial; 2) pengetahuan/ wawasan sosial seperti pemahaman sosial, wawasan psikologis, penilaian moral, berpengalaman dalam isu-isu kontemporer dan pengetahuan umum tentang masyarakat; 3) kapasitas individu untuk penyesuaian sosial seperti hubungan interpersonal (komunikasi dan pemecahan masalah sosial) dan ikatan keluarga. Namun, dapat diperjelas bahwa definisi Thorndike mencakup hampir semua hal yang berkaitan dengan kecerdasan manusia mulai dari sosial, psikologis, ekonomi, dan emosional afektif dan non-afektif. Sejauh pembahasan ini yang bersangkutan, kita dapat menyimpulkan bahwa Thorndike memang mengacu pada aspek emosional kecerdasan dalam definisi kecerdasan sosialnya pada tahun 1920.

 

 

Referensi :

Afrianti, N. (2017). Profil kecerdasan sosial siswa SMA di Kota Bandung dan implikasinya terhadap penyelenggaraan layanan bimbingan konseling. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(1), 40-59.

Ismail, I. (2017). Kecerdasan IQ, EQ dan SQ Dalam Pembentukan Kepribadian Mukmin. KABILAH: Journal of Social Community, 2(1), 159-175.

Jain, A., & Com, M. (2016). Emotional intelligence: An introduction. Deliberative Research, 30(1), 26-30.

Srivastava, S. (2019). Evolution Of Concept Of Intelligence. The International Journal Research Publications. Research Journal of Social Science and Management, 9, 56-69.

Tes Inteligensi. (2020). Teori Multi Faktor dari Thorndike. Universitas Pendidikan Indonesia [PowerPoint slides]

Zakiah, L. (2020). Hubungan Kecerdasan Sosial dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. PARAMETER: Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, 32(1), 30-52.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *