Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Kecerdasan Emosi yang Rendah: Berikut Tanda-tandanya!

Apakah anda pernah menemui seseorang yang terlihat sulit mengontrol emosinya? seperti sering mengatakan atau melakukan hal yang salah di waktu yang salah pula. Selain itu, mereka juga selalu menghakimi dan mengkritik orang lain tetapi kesulitan menerima kritik yang diberikan oleh orang lain? Jika begitu, bisa saja individu tersebut terindikasi memiliki kecerdasan emosi yang rendah. 

Apa itu Kecerdasan Emosi Yang Rendah?

kecerdasan emosi yang rendah diartikan dengan ketidakmampuan individu untuk memahami emosinya sendiri maupun orang lain. individu dengan kecerdasan emosi rendah kesulitan untuk menggunakan informasi yang ia dapat sebagai dasar pengambilan keputusan dari setiap pemikiran dan tindakannya. Kecerdasan emosi merupakan salah satu aspek penting yang dimiliki manusia. Memiliki kecerdasan emosi rendah tentu saja akan mempengaruhi hidup individu tidak hanya dalam segi mental tetapi juga hubungan dengan orang lain. 

Berikut adalah beberapa ciri yang menunjukkan seseorang dengan kecerdasan emosi yang rendah.

Selalu Merasa “Benar”

seseorang dengan kecerdasan emosi yang rendah cenderung suka berargumen dengan siapapun, misalnya teman, keluarga, atau teman satu pekerjaannya. Individu dengan kecerdasan emosi yang rendah akan cenderung menolak untuk mendengarkan orang lain. Meskipun anda membuktikan bahwa pendapat mereka salah, mereka akan tetap mengatakan bahwa pendapat anda yang salah. Mereka merasa harus menang tiap saat. 

Melupakan Perasaan Orang Lain

Individu dengan kecerdasan emosi yang rendah akan cenderung untuk melupakan perasaan orang lain. Mereka mungkin akan terkejut jika tiba-tiba teman atau keluarga mereka marah kepada mereka atau tidak menyukai mereka. Individu dengan kecerdasan emosi rendah juga akan merasa kesal jika rekan mereka atau keluarga mereka menyampaikan perasaannya pada mereka.

Bertindak Sesuai Kemauan

individu dengan kecerdasan emosi yang rendah cenderung bertindak sesuai dengan kemauan mereka. Tidak heran jika kadang mereka melakukan atau mengatakan sesuatu yang tidak benar di waktu yang salah. Mereka memiliki kesulitan untuk memahami perasaan orang lain sehingga kadang tindakan dan ucapannya dapat melukai orang lain. 

Menyalahkan Orang Lain Atas Kesalahan Yang Diperbuat 

Ketika sesuatu terjadi tidak sejalan dengan apa yang diinginkan oleh individu tersebut, maka ia akan menyalahkan orang lain atas kegagalan yang dialami. Mereka akan cenderung menyatakan tidak punya pilihan lain untuk dilakukan dan menyalahkan orang lain atas apa yang berjalan dengan tidak sempurna.

Memiliki Koping Yang Buruk

Kesulitan untuk mengatasi atau menghadapi situasi dapat menjadi indikator dari kecerdasan emosi yang rendah. Seseorang dengan kecerdasan emosi yang rendah akan cenderung memiliki koping yang buruk karena mereka tidak memahami dirinya sendiri maupun orang lain dan tidak mengerti bagaimana harus merespon sebuah situasi dan kondisi.

Berjuang Dengan Hubungan

Individu dengan kecerdasan emosi yang rendah memiliki sedikit teman dekat, ini karena mereka kesulitan untuk bisa memahami emosi orang lain, kurangnya empati, dan dukungan secara sosial membuat mereka kesulitan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. 

Mendominasi Percakapan

Orang dengan kecerdasan emosi yang rendah akan cenderung mendominasi percakapan. Meskipun mereka mengajukan pertanyaan dan seharusnya mendengarkan dari sisi orang lain, maka ia pun akan memotong dan menemukan cara untuk tetap mengatur pembicaraan dari sisi dirinya. Ketika anda bercerita tentang hewan peliharaan anda yang mati karena kecelakaan, maka dia akan menceritakan miliknya juga dan bahkan lebih parah. Individu dengan kecerdasan emosi yang rendah akan selalu mendominasi dan merasa bahwa apa yang dialami lebih dari lawan bicaranya.

 

Itu adalah penjelasan singkat mengenai ciri-ciri atau tanda seseorang memiliki kecerdasan emosi yang rendah. Jika anda membutuhkan bantuan terkait dengan keadaan emosi anda, silahkan hubungi ahli profesional seperti psikolog untuk membantu permasalahan anda. Semoga artikel ini membantu!

 

Referensi:

https://www.verywellmind.com/signs-of-low-emotional-intelligence-2795958

Salovey P, Mayer JD. Emotional intelligence. Imagin Cogn Pers. 1990;9(3):185-211. doi:10.2190/DUGG-P24E-52WK-6CDG

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *