Insecure merupakan perasaan cemas, merasa kurang mampu, dan kurang percaya diri yang membuat seseorang merasa tidak aman. Akibatnya, seseorang yang insecure bisa saja merasa cemburu, selalu menanyakan pendapat orang lain tentang bagaimana dirinya, atau justru berusaha memamerkan kelebihan yang dia miliki.
Perasaan tidak aman atau insecure merupakan sesuatu yang normal terjadi. Namun, pada sebagian orang perasaan insecure ini terjadi terus-menerus. Kondisi ini bisa timbul akibat pengalaman buruk, cara pandang yang salah, atau sifat perfeksionis.
Penyebab Insecure
Insecure dapat timbul akibat pernah berpengalaman buruk, cara pandang negatif terhadap diri sendiri atau akibat memiliki prinsip yang ingin segala sesuatunya sempurna.
- Mengalami suatu kegagalan atau penolakan
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pengalaman ditolak atau gagal mencapai apa yang diinginkan dapat membuat seseorang melihat dirinya sendiri dan orang lain dari sudut pandang negatif. Biasanya hal ini menimbulkan perasaan rendah diri dan menganggap dirinya tidak mampu dalam mendapatkan yang diinginkan. - Mendapat penilaian kurang baik dari orang lain
Insecure dapat terjadi karena pernah dinilai kurang atau tidak baik oleh orang lain saat bersosialisasi. Hal inilah yang menyebabkan penderita insecure cenderung menghindari kegiatan sosial - Menginginkan segala sesuatu berjalan sempurna. Pada orang yang perfeksionis, perasaan insecure dapat muncul ketika suatu hal tidak terjadi sesuai harapannya. Akibatnya, mereka akan merasa kecewa dan terus-menerus menyalahkan diri sendiri.
Beberapa Cara Mengatasi Insecure
- Pikirkan diri sendiri
Memperhatikan dan memikirkan orang lain memang hal yang baik. Namun jika selalu memperhatikan dan memikirkan kebutuhan orang lain dan melupakan kebutuhan sendiri, itu artinya tidak cukup menghargai diri sendiri.
- Hilangkan pikiran negatif
Sangat mudah untuk bersikap keras pada diri sendiri setelah tersandung atau membuat kesalahan. Tetapi menyalahkan diri sendiri karena tidak sesuai dengan yang orang lain harapkan, akan membuat terjebak dalam siklus negatif rasa malu dan membenci diri sendiri.
- Menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekat
Dikelilingi orang-orang terdekat dengan penuh kasih dan suportif adalah hal yang baik untuk membangun kepercayaan diri dan merasa diterima apa adanya.
- Lakukan hal-hal yang membuat bahagia
Prioritaskan menghabiskan waktu luang dengan melakukan hal-hal yang membuat senang dan bahagia, entah itu membaca buku atau memasak makanan enak dari awal.
Lebih baik lagi, pertimbangkan untuk mempelajari keterampilan baru atau melakukan hobi yang selalu ingin dicoba. Selain membuat bahagia, menguasai keterampilan baru adalah pengingat yang baik tentang bakat dan minat yang dimiliki.
- Fokus dengan langkah kecil
Mengatasi rasa insecure dan membangun kembali rasa percaya diri tidak akan terjadi dalam semalam. Bersikap baiklah kepada diri sendiri selama proses ini dan jangan berkecil hati jika keadaan tidak membaik secepat yang diinginkan.
Meskipun tidak merasa percaya diri hari ini, langkah kecil yang telah dilakukan sekarang pada akhirnya akan tumbuh menjadi langkah yang lebih besar dan membuat sebuah kemajuan.