Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Fear of Success: Ketika Kesukesan Justru Membuat Takut

Apa itu Fear of Success?

Fear of success adalah rasa takut akan pencapaian, seringkali sampai pada titik saat individu akan menyabotase diri mereka sendiri. Walaupun kesuksesan umumnya dipandang sebagai sesuatu yang diinginkan, ada beberapa alasan mengapa individu mungkin takut melakukannya dengan terlalu baik. Fear of success bukan membuat individu takut dengan kesuksean, tetapi ketakutan pada konsekuensi potensial dari kesuksesan. Hal ini dikarenakan harapan akan kesuksesan sering kali didasarkan pada gagasan kalau ingin mencapai tujuan berarti membuat pengorbanan atau menanggung kerugian. Ini bukan suatu yang aneh karena sebagian orang mungkin waspada terhadap apa yang pada akhirnya dapat merugikan mereka.

Mengalami fear of success bukan berarti seseorang berpikir tidak mampu untuk berhasil, tetapi lebih tentang ketakutan akan perubahan yang mungkin datang dan apakah ia siap untuk itu. Contohnya:

  • Seseorang yang mendapatkan perhatian ekstra merasa tidak nyaman karena sebenarnya ia adalah orang yang pemalu atau tertutup.
  • Keberhasilan publik dapat membawa isolasi sosial atau emosional.
  • Prestasi seseorag bisa membuatnya diasingkan oleh rekan-rekannya.
  • Tanggapan negatif dari orang sekitar tentang prestasi yang diraih.
  • Sukses mungkin bukan segalanya.
  • Sukses mungkin mengubah hidup, tetapi tidak menjadi lebih baik.

Fear of success tidak jauh berbeda dengan fear of failure karena karena salah satunya dapat menghalangi individu untuk mencapai potensi diri. Fear of failure berhubungan dengan menyalahkan diri sendiri ketika gagal. Fear od success lebih tentang mengantisipasi bagaimana orang lain akan bereaksi terhadap kesuksesan yang dicapai. Fear of success juga bisa disebut sebagai “success anxiety”, “success phobia”, bahkan “achievemephobia”.

Karakteristik Fear of Success

Fear of success tidak selalu mudah dikenali. Berikut beberapa tanda individu yang memiliki fear of success:

Kurang tujuan: Dengan memiliki harapan yang sangat rendah, seseorang memastikan kalau ia tidak pernah membuat kemajuan nyata menuju kesuksesan.

Menyerah: Dalam banyak kasus, orang menggagalkan kesuksesan mereka sendiri dengan berhenti tepat sebelum mereka akan berhasil.

Penundaan: Menunda sesuatu sampai menit terakhir berarti bahwa orang tidak melakukan pekerjaan yang terbaik yang dapat merusak peluang mereka untuk berhasil.

Self-handicapping: Orang yang takut sukses dapat menempatkan hambatan di jalan mereka sendiri yang mengurangi peluang mereka untuk melakukannya dengan baik. Perilaku ini dapat berkisar dari tindakan kecil sabotase diri hingga perilaku merusak diri yang lebih serius.

Mungkin sulit untuk melihat ini sebagai tindakan yang dimotivasi oleh rasa takut akan kesuksesan. Dalam banyak kasus, orang-orang yang memiliki fear of success mungkin terlihat malas, kurangnya motivasi, dan tidak disiplin.

Mengapa Seseorang Bisa Memiliki Fear of Success?

Alasan mengalami fear of succes berbeda-beda pada setiap orang. Berikut beberapa penyebab seseorang bisa memiliki fear of success:

1. Menghindari Reaksi Sosial

Para peneliti menyebutnya “penghindaran serangan balik” ketika peran gender tradisional menyebabkan rasa takut akan kesuksesan. Dalam banyak budaya, pria dipuji atas keberhasilan mereka sementara wanita yang mencapai hal yang sama dihukum secara sosial. Wanita dilarang tampil mempromosikan diri atau agresif demi kesopanan dan kepatuhan terhadap norma-norma gender. Beberapa wanita takut bahwa kesuksesan akan mengarah pada serangan terhadap kewanitaan mereka atau dicap tidak disukai dan tidak terlayani.

2. Imposter Syndrome

Bahkan orang yang tampak percaya diri pun bisa memiliki keraguan. Ketika kesuksesan datang dibarengi dengan perhatian yang meningkat, kita mungkin bertanya-tanya apakah kita dapat memenuhi harapan. Bagaimana jika orang-orang berpikir kita tidak pantas mendapatkannya? Bagaimana jika orang-orang mengira kita penipu? Imposter syndrome bukanlah diagnosis psikiatri. Fenomena ini dialami secara merata oleh pria dan wanita dan sering kali muncul bersamaan dengan depresi dan kecemasan.

3. Pengalaman Masa Kecil

Pengalaman masa kecil melekat pada kita seumur hidup, meskipun kita tidak selalu menyadarinya. Jika, sebagai seorang anak, kita diremehkan karena berhasil atau dimarahi karena pamer, maka kita akan kehilangan semangat. Kita belajar untuk menghindari kesuksesan daripada menghadapi hal-hal negatif. Trauma masa kanak-kanak adalah persiapan yang sempurna untuk ketakutan akan kesuksesan yang berlanjut hingga dewasa.

4. Kondisi Kesehatan Mental

Ketakutan akan kesuksesan tidak selalu terkait dengan kondisi kesehatan mental tertentu. Namun, ketakutan akan kesuksesan dapat muncul bersamaan dengan kondisi seperti gangguan stres pascatrauma (PTSD) atau gangguan kecemasan umum (GAD).

Dampak Fear of Success
  • Tingkat kepuasan hidup yang rendah;
  • Sulit untuk mencapai tujuan;
  • Tingkat harga diri yang berkurang;
  • Memiliki harapan yang rendah akan masa depan
Bagaimana Cara Mengatasi Fear of Success?

Cari tahu penyebabnya. Kalau kita sudah menyadari kita memiliki fear of success, maka langkah pertama untuk mengatasinya adalah mencari tahu penyebabnya. Telusuri pengalaman masa lalu kamu dengan sukses, kembali ke masa kecil untuk mencari tahu bagaimana kamu sampai di sini. Pikirkan tentang keberhasilan sebelumnya dan apa yang terjadi setelahnya.

Memperhatikan manifestasi yang ditimbulkan rasa takut. Pertimbangkan bagaimana fear of success bisa muncul dengan sendirinya. Kamu bisa mencoba membuat daftar apa saja yang sudah kamu lakukan untuk menyabotase jalan menuju sukes. Menuliskannya akan membantu meletakkan semuanya dalam fokus dan dengan begitu kamu bisa mulai mengatasinya.

Memvisualisasikan kesuksesan. Visualisasikan kesuksesan dengan gagasan bahwa sukses bukanlah hal yang mudah dan sederhana. Tidak ada yang sempurna, setiap hal pasti ada sisi positif dan negatifnya. Bayangkan kita mencapai tujuan, apa yang mungkin terjadi sebagai hasilnya dan berbagai cara yang mungkin kita lakukan untuk menghadapinya.

Mengelola stres dan cemas. Stres dan cemas dapat berkontribusi pada fear of success yang kita alami. Kita perlu melakukan beberapa strategi untuk mengelolanya, seperti makan teratur dan sehat, bersantai, olahraga, ikut kegiatan sosial, menulis jurnal harian, dan jika tidak membaik segara hubungi profesional kesehatan mental.

Referensi:

Cherry, K. (2021, May 20). What Is the Fear of Success? Verywell Mind. Retrieved November 5, 2021, from https://www.verywellmind.com/what-is-the-fear-of-success-5179184

Pietrangelo, A. (2020, September 30). Explaining the Fear of Success. Healthline. Retrieved November 5, 2021, from https://www.healthline.com/health/anxiety/fear-of-success#strategies

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *