Sobat Psike, pernahkah kamu merasa tidak berselera untuk apapun? Kamu tidak merasa senang, tetapi juga tidak merasa sedih. Kamu menjalani hari penuh dengan kekosongan dan kehampaan. Bagaimana sebenarnya hal itu dapat terjadi?
Tentang Emotional Numbness
Emosi merupakan salah satu bagian yang penting dalam hidup. Mengalami mati rasa dalam emosi terkadang dialami oleh sebagian orang. Namun, jika emotional nnumbness atau mati rasa dalam emosi ini terlalu sering dirasakan, kamu bisa saja mungkin mengalami kesulitan mengidentifikasi emosimu sendiri dan mungkin akan kesulitan untuk bergabung atau berinteraksi dengan orang lain.
Mati rasa emosional atau emotional numbness adalah proses mental dan emosional untuk menutup perasaan dan mungkin dialami sebagai defisit respons atau reaktivitas emosional.
Bagaimana Gejala yang Dirasakan Saat Emotional Numbness?
Orang yang mengalami emotional nnumbness merasakan gejala yang berbeda-beda. Biasanya akan mengalami hal-hal berikut:
- Kekosongan
- Merasa terisolasi
- Sulit fokus terhadap pekerjaan atau aktivitas sehari-hari
- Kehilangan minat pada aktivitas penting yang dulunya positif yang biasa Anda nikmati
- Merasa jauh atau terpisah dari orang lain
- Gagal mengakses perasaan Anda
- Merasa datar, baik secara fisik maupun emosional
- Mengalami ketidakmampuan untuk berpartisipasi penuh dalam kehidupan.
- Mengalami kesulitan dalam mengalami perasaan positif seperti kebahagiaan
- Lebih memilih sendiri daripada bersama orang lain
Penyebab Emotional Numbness
Depresi dan kecemasan adalah dua penyebab paling umum. Tingkat stres atau kegugupan akut yang meningkat parah juga dapat memicu perasaan emotional numbness. Gangguan stres pasca-trauma (PTSD) yang dapat dikaitkan dengan depresi dan kecemasan, juga dapat menyebabkan seseorang merasa mati rasa.
Treatment dalam Mengatasi Emotional Numbness
Jika kamu sering merasa mati rasa dalam emosi, ada beberapa tips untuk menguranginya:
- Kurangi stress
- Membangun hubungan sosial yang sehat
- Menjaga pola makan yang sehat
- Sering melakukan aktivitas yang menyenangkan
- Jangan sering menahan emosi
- Journaling tentang perasaan dan aktivitas setiap hari
Referensi:
Gotter, A. (2018). Understanding emotional numbness. https://www.healthline.com/health/feeling-numb.
Lindberg, S. (2021). What is emotional numbness? Retrieved from https://www.verywellmind.com/emotional-numbing-symptoms-2797372.