Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Berdamai dengan insecurity

Dalam menghadapi perjalanan hidup, tentunya kamu akan beberapa kali merasa tidak yakin, kamu merasa sulit mengatasinya, dan akhirnya kamu merasa bahwa kamu tidak mampu. Namun, jika ketidakmampuan dan ketidakberdayaan yang kamu rasakan terus menerus tentunya akan berdampak negatif pada kinerjamu, serta kondisi fisik dan mental. Tentunya, kamu ingin menjalani hidup dengan ketenangan hati. 

Insecurity, merupakan perasaan tidak aman yang muncul pada diri seseorang ketika menghadapi tekanan dalam aktivitasnya, yang menyebabkan ia merasa tidak berdaya dan tidak mampu menghadapi tekanan dalam hidupnya. 

Tentunya, perasaan ini akan menyebabkan kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari akibat perasaan tidak berdaya tersebut. Lalu, bagaimana cara mengatasi insecurity yang mengganggu ini? 

Tegaskan Nilai-nilai dalam Dirimu

Ketika merasa insecure, terkadang kita hanya mampu mengingat keburukan yang pernah kita lakukan dan kejadian buruk yang menimpa kita. Namun, coba pikirkan hal-hal positif yang pernah lakukan kepada orang lain, tidak perlu seperti super hero, misalnya ketika kamu membantu memberi petunjuk arah kepada orang lain, hal itu sudah menunjukkan bahwa kamu berguna bagi orang lain. 

Penuhi Keinginanmu Terlebih Dahulu 

Kamu tidak perlu menuntut dirimu agar baik kepada orang lain. Perhatikan terlebih dahulu diri sendiri, dengan begitu, kamu akan menyadari betapa berharganya dirimu. 

Rangkul Keraguan yang Muncul

Saat kamu merasa insecure, kamu terkadang memikirkan kejadian memalukan yang pernah kamu terima. Saat kamu memikirkan kejadian itu, kamu hanya perlu menertawakannya karena kejadian itu telah berlalu. 

Hadapi Pemikiran Negatif

Insecurity merupakan sifat negatif yang muncul saat seseorang merasa kebingungan dengan dirinya. Kemudian, muncullah banyak hal-hal negatif yang akhirnya mengontrol pemikiranmu. Kamu harus bisa mengendalikan dirimu dan mengalahkan pikiran-pikiran negatif yang muncul di kepalamu.

Menghabiskan Waktu dengan Orang Tersayang

Dengan menghabiskan waktu dengan orang tersayang, kamu akan memahami bahwa masih ada orang yang akan merangkul dan membantumu, jadi jangan berputus asa dan merasa bahwa dirimu tidak berguna. 

Buat Gratitude Journal 

Bersyukur merupakan salah satu cara terampuh untuk mengetahui makna dari hidup yang kita jalani. Terkadang, saat merasa insecure kamu hanya merasa bahwa Tuhan tidak menyayangimu. Tetapi, ketika kamu memikirkan hal-hal kecil seperti masih dapat bernapas, masih bisa tidur, masih ada orang yang mau diajak bicara, dari situlah kamu mengerti mengapa kamu bisa bertahan sampai sekarang. 

Konsultasi dengan Psikolog

Jika kamu kesulitan melakukan hal-hal di atas, jangan ragu untuk mendatangi psikolog. Mereka akan mendengarkan apapun yang kamu ungkapkan. Jangan merasa takut dan tidak memiliki siapapun.

Itulah beberapa tips mengenai cara menghadapi masalah insecurity. Saatnya kita berdamai dengan diri kita sendiri dan hidup dengan lebih bahagia ya, Sobat Psike! 

Referensi:

Goog Therapy. Insecurity. Retrieved from https://www.goodtherapy.org/blog/psychpedia/insecurity 

Lamothe, C. (2019). How yo stop being insecure and build self esteem. Retrieved from https://www.healthline.com/health/how-to-stop-being-insecure#recommended-reading 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *