Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Tips agar terhindar dari FoMO

Apakah kalian pernah merasa terlalu sering mengakses media sosial untuk melihat apa yang sedang dilakukan orang lain dan terus menerus ingin terhubung dengan apa yang kebanyakan orang lain lakukan? Berbelanja barang tren yang sedang viral, melakukan kegiatan yang sedang viral misalnay saja memasak suatu resep yang viral, menggunakan skincare, DIY (Do It Yourself) kerajinan yang viral, dan  lain-lain. Namun, jika dilakukan secara berlebihan tentu saja banyak dampak negatif yang terjadi seperti kecanduan gadget dan berbelanja, kurangnya komunika dengan orang sekitar, dan rasa kesepian.

Maka dari itu, FoMO yang memiliki begitu banyak dampak negatif harus dapat dihindari sebisa mungkin, berikut ini beberapa tips agar terhindar dari FoMO

  • Nikmati keadaan tanpa terus terhubung seperti biasa.
    Hal-hal besar memang terjadi di luar sana dan terkadang kalian tidak diundang. Akui bahwa kalian kehilangan dan tidak ada yang dapat dilakukan.
  • Rehat dari media sosial.
    Cobalah tetap offline selama sehari, seminggu, atau bahkan sebulan. Melepaskan diri dari media sosial selama sebulan penuh dapat mengubah hidup. Seperti membaca buku, menghabiskan waktu bersama teman-teman, bermeditasi, berolahraga, dan menulis buku.
  • Jika sulit, hapus sementara aplikasi media sosial maupun e-commerce yang membuat kalian menjadi FoMO
  • Pikirkan efek negatif FoMO dan niatkan diri untuk menghindarinya.

Selamat mencoba! 🙂

 

 

 

Referensi

Haibo, Yang & Montag, Christian. (2020). Fear of missing out (FOMO): overview, theoretical underpinnings, and literature review on relations with severity of negative affectivity and problematic technology use. Brazilian Journal of Psychiatry. 43. 10.1590/1516-4446-2020-0870.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *