Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

8 Cara Mengembalikan Kepercayaan Diri Yang Hilang

Pernahkah kamu merasa kehilangan kepercayaan dirimu ? Biasanya kepercayaan diri seseorang akan hilang, atau menurun, apabila dirinya mengalami beberapa kegagalan dalam hidupnya. Semakin besar kegagalan yang dialaminya, maka semakin terpuruk juga kepercayaan dirinya. Oleh karena itu, menjadi tidak percaya diri merupakan hal yang wajar dalam kehidupan manusia, karena semua orang pasti pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya.

You lost yourself when you lost your confidence

Namun, disisi lain, manusia selalu membutuhkan rasa percaya diri untuk dapat terus berjalan. Percaya diri merupakan motivasi terbesar bagi diri kita untuk melakukan sesuatu. Percaya diri merupakan keyakinan seseorang terhadap segala aspek  kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk meraih tujuan dalam hidupnya.

Permasalahannya, apa yang harus kita lakukan ketika rasa percaya diri kita menurun atau bahkan kita kehilangan kepercayaan diri ? Beberapa yang bisa kita lakukan untuk mengembalikan rasa percaya diri antara lain,

1. Keluar dari zona nyamanmu. Kita akan merasa yakin dengan diri kita sendiri ketika kita berani mengambil risiko. Ketika kita mengambil kesempatan yang ada, sekecil apapun, dan kemudian mendapatkan hasil positif dari usaha kita, maka kita akan merasa bahwa kita sebetulnya mampu melakukan beberapa hal. Jangan biarkan rasa takut akan kegagalan membuat kita tidak berani mencoba untuk melakukan sesuatu. Memang ada kemungkinan gagal ketika kita mencoba mengambil risiko, tetapi kita pasti gagal kalau tidak berani mengambil risiko. Untuk awal, coba lakukan sesuatu yang positif sesederhana mungkin, misalnya menulis, berolahraga dan lain sebagainya. Selanjutnya, tingkatkan risiko yang diambil seiring tumbuhnya rasa percaya diri dalam diri kita.

2. Percaya intuisi kita. Intuisi adalah sesuatu yang ada didalam alam bawah sadar kita. Intuisi lahir dari pengetahuan-pengetahuan yang kita dapatkan sebelumnya. Ketika intuisi kita mengatakan, “kita mampu melakukan ini”, maka itulah diri kita yang sebenarnya. Diri yang mampu melewati setiap masalah yang ada. Jangan tutup intuisi kita dengan perasaan-perasaan negatif yang membuat kita terus terpuruk dan kehilangan rasa percaya diri.

3. Berusaha untuk selalu berpikir positif. Ketika kita mengalami banyak kegagalan dalam kehidupan kita, secara otomatis kita melihat segala sesuatunya dari sisi negatif. Cobalah untuk membalik pola pikir kita. Beri waktu sebanyak-banyaknya untuk memikirkan hal-hal positif yang terjadi dalam dirimu saat ini. Mulailah dari yang kecil, misalnya kita masih dalam keadaan sehat, kita masih memiliki keluarga atau hal-hal positif lainnya, yang mungkin ketika dalam kondisi normal sering kita abaikan. Selanjutnya, mulailah untuk menanamkan dalam pikiran kita bahwa semua akan baik-baik saja dan hal-hal besar akan terjadi pada diri kita.

4. Kelilingi diri kita dengan orang-orang baik. Pola pikir kita akan mengikuti pola pikir orang-orang di sekitar kita. Ketika kita dikelilingi orang-orang yang berpikiran negatif, maka kita akan terseret untuk mengikuti pikiran negatif mereka. Begitu juga sebaliknya. Berbagi masalah dengan orang-orang yang berpikiran positif benar-benar dapat membantu kita untuk bangkit meraih kepercayaan diri kita yang hilang. Jangan pernah membicarakan masalahmu dengan orang-orang yang negatif. Mereka akan mengarahkanmu pada arah pikiran yang salah. Carilah orang-orang yang dapat menginspirasi dan memotivasi diri kita.

5. Bangkit, bangkit dan bangkit. Satu-satunya jalan bagi orang yang jatuh adalah bangkit. Berapa kalipun kita jatuh, kita tetap harus dapat bangkit kembali. Karena kita memiliki kelebihan untuk melakukannya. Lepaskan masalah yang membelenggu diri kita dan teruslah berjalan. Setiap kegagalan merupakan pelajaran kehidupan yang paling berharga. Ketika kita dapat bangkit dari kegagalan, maka kita akan menjadi orang yang lebih baik dibandingkan sebelumnya dan secara otomatis rasa percaya diri dalam diri kita akan bangkit kembali.

6. Mencoba merubah diri menjadi lebih baik. Setelah kita dapat bangkit dan melepaskan masalah yang menghilangkan rasa percaya diri kita, langkah selanjutnya adalah rubahlah diri kita sendiri untuk menjadi lebih baik. Lakukan perubahan secara halus, misalnya dengan merubah penampilan diri kita, merubah aktivitas sehari-hari atau perubahan-perubahan kecil lainnya. Perubahan disini bukan berarti kita menjadi orang lain. Perubahan disini berarti kita menunjukkan pada diri kita sendiri, dan orang lain, bahwa kita adalah pribadi yang unik dan berkualitas.

7. Tentukan tujuan baru. Bila diperlukan, kita dapat mengatur kembali tujuan hidup kita. Pikirkan apa saja yang ingin kita raih dan pikirkan bagaimana cara meraihnya. Pelajari hal-hal baru yang mendukung tercapainya tujuanmu. Tujuan baru dapat secara cepat meningkatkan motivasi kita untuk melakukan sesuatu dan secara otomatis akan mengembalikan rasa percaya diri kita. Untuk awal, jangan terlalu fokus pada hasil tetapi nikmati setiap proses yang ada dalam meraih tujuanmu. Hal itu akan membuatmu fokus untuk menjadi orang yang lebih baik.

8. Jangan biarkan masa lalu menghancurkan masa depan kita. Hal ini adalah yang terpenting. Kepercayaan diri kita saat ini sebagian besar ditentukan oleh segala sesuatu yang terjadi di masa lalu. Perbedaan antara orang yang percaya diri dengan yang tidak percaya diri terlihat dari bagaimana dia menyikapi masa lalunya. Masa lalu harus kita lihat sebagai pelajaran kehidupan yang berharga. Tidak lebih. Masa lalu sudah tidak lagi eksis dalam kehidupan kita sedangkan masa depan akan tetap menjadi misteri. Kehidupan kita yang nyata adalah saat ini (titik)! Tunjukkan belas kasihan terhadap dirimu sendiri seperti kamu melakukannya terhadap orang lain.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *