Setiap orang memiliki mekanisme pertahanannya masing-masing. Mekanisme pertahanan diri merupakan teori yang diciptakan oleh Freud. mekanisme pertahanan diri dapat terjadi ketika anda dalam kondisi yang sulit dan mengharuskan anda untuk tetap bisa melaluinya. Dalam membangun hubungan dengan pasangan, tentu saja melibatkan emosi lebih dalam. Ternyata, beberapa jenis mekanisme pertahanan mungkin membuat anda merasa cemas sehingga bisa berdampak menghalangi kebahagiaan anda. Penelitian yang dilakukan oleh Wei Zhang dan Ben-yu Guo (2017), menunjukkan mekanisme pertahanan mana yang terburuk dan berdampak kurang positif. Dalam pandangan ini, mekanisme pertahanan diri dapat memberikan solusi jangka pendek untuk membantu anda merasa lebih baik, tapi juga dapat menyebabkan masalah dalam jangka panjang misalnya seperti representasi diri anda menjadi semakin tidak realistis. Selanjutnya, ketika anda mendorong orang lain untuk menjauh, mekanisme pertahanan hanya akan menciptakan lebih banyak kecemasan, Kita dapat mempertimbangkan kembali sisi negatif dari masing-masing jenis mekanisme pertahanan ini. Anda bisa mencoba memikirkan mana di antara hal-hal ini yang mungkin berlaku bagi anda dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:
1. Proyeksi (Projection): Apakah Anda menyalahkan pasangan anda atas kekurangan yang Anda alami pada diri anda sendiri? contohnya misal, anda merupakan tipe orang yang pelupa dan berantakan tetapi anda tidak mengakui hal tersebut dan malah menyalahkan pasangan anda dengan tuduhan pelupa dan tidak rapi.
2. Penyangkalan (Denial): Apakah Anda mencoba melindungi diri Anda dengan berpura-pura bahwa anda tidak pernah mengalami pengalaman negatif? Apakah anda selalu memiliki pikiran bahwa semuanya akan baik-baik saja meskipun pada kenyataannya semua sedang tidak baik-baik saja.
3. Kompensasi (Compensation): Apakah Anda mencari pengalihan lain misalnya alkohol atau obat-obatan daripada mencoba untuk menghadapi emosi negatif Anda sendiri? Apakah lebih mudah untuk makan banyak makanan atau beralih ke alkohol dan rokok daripada mencoba berkomunikasi dengan pasangan anda?
4. Melamun (Daydreaming): Seberapa banyak melamun dan berpikir semua masalah dan tantangan yang ada akan hilang begitu saja? Apakah anda lebih suka melarikan diri ke dunia anda sendiri dimana semuanya terasa lebih baik daripada melangkah ke kehidupan nyata yang penuh lika-liku dengan pasangan anda?
5. Keagungan (Grandiosity): Apakah anda melihat diri sendiri lebih penting daripada pasangan?apakah anda memiliki keinginan untuk selalu dipuji dan dikagumi oleh orang lain? tetapi tidak pernah mengakui pencapaian orang lain. Mengapa terasa sulit bagi anda untuk mengakui pencapaian orang lain?
Itu adalah beberapa jenis mekanisme pertahanan yang mungkin dapat memberi pengaruh kurang baik dalam kehidupan hubungan anda dengan pasangan. Pertanyaan di atas akan membantu anda untuk mengenali diri sendiri terkait dengan pertahanan diri anda. Akan terasa sulit untuk meninggalkan mekanisme pertahanan yang sudah biasa anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, selama ini mekanisme pertahanan diri memiliki fungsi untuk melindungi diri anda, tidak peduli objektif ataupun subjektif. Jika representasi diri anda telah dipertahankan selama bertahun-tahun dengan melindungi diri anda secara berlebihan dari kenyataan, akan menjadi tantangan untuk bisa merubah pola mekanisme pertahanan diri tersebut.
Meskipun perubahan sulit untuk dimulai, terutama jika anda telah membangun beberapa pertahanan yang sangat kuat, anda dapat meminta bantuan pasangan anda untuk membantu anda dalam proses perubahan yang lebih baik. Pasangan atau orang terdekat dapat menjadi support system untuk membantu anda berubah ke arah yang lebih baik secara perlahan tapi pasti.
Perubahan memang tidak bisa dilakukan secara cepat, semuanya membutuhkan proses dan bantuan dari banyak pihak. Motivasi dan niat diri untuk bisa berubah menjadi baik juga pasti menjadi faktor penting untuk bisa menjadi lebih baik kedepannya.
semoga artikel membantu!
Referensi:
Vaillant GE (1994). Ego mechanisms of defense and personality psychopathology. Journal of Abnormal Psychology, 103, 44–50.
Zhang, W., & Guo, B. (2017). Resolving defence mechanisms: A perspective based on dissipative structure theory. The International Journal of Psychoanalysis, 98(2), 457-472. doi:10.1111/1745-8315.12623
https://www.psychologytoday.com/intl/blog/fulfillment-any-age/201706/the-5-defense-mechanisms-can-sabotage-your-relationship