Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Tips Mengurangi Kecanduan Pornografi

Perkembangan teknologi dewasa ini semakin maju. Perkembangan teknologi memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan. Manfaat yang bisa kita rasakan dari perkembangan teknologi yang semakin maju seperti berkomunikasi melalui sosial media menggunakan platform WhatsApp, Line, Instagram, Twitter dan lain sebagainya. Perkembangan teknologi juga membuat kita dapat melakukan pekerjaan dan menghasilkan pundi-pundi rupiah dengan berjualan online atau freelance lainnya. 

Selain manfaat yang bisa kita rasakan dari adanya perkembangan teknologi. Tidak dipungkiri juga bahwa perkembangan teknologi membawa dampak-dampak negatif. Salah satu dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari perkembangan teknologi adalah kecanduan pornografi. Pornografi yang diakses melaui internet dapat dengan mudahnya dijumpai. Bahkan Kementrian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) juga telah berusaha memblokir situs-situs pornografi agar masyarakat lebih aman. Nyatanya, tidak sedikit juga platform-platform atau cara-cara yang digunakan masyarakat untuk mengakses pornografi.

Kecanduan pornografi merupakan keadaan di mana seseorang tidak mampu untuk berhenti melihat pornografi meski orang tersebut sudah berusaha untuk tidak melihat pornografi. Faktor yang menyebabkan seseorang dapat kecanduan pornografi diantaranya seperti kemudahan mengakses konten-konten pornografi dan terkait privasi. Orang yang telah kecanduan pornografi dapat dilihat dari beberapa ciri yang dimilikinya, seperti:

  1. Kurang memperdulikan dirinya sendiri
  2. Kurang memiliki minat pada aktivitas-aktivitas lain
  3. Kurang memiliki minat untuk berhubungan dengan orang lain
  4. Menjadikan pornografi sebagai rutinitas sehari-hari
  5. Merasakan emosi negatif atau stres ketika berhenti menonton pornografi

 

Mungkin orang-orang akan berusaha untuk terhindar dan mengurangi kecanduan dari pornografi. Berikut ada beberapa tips atau cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi atau memerangi kecanduan pornografi.

Sadari!

Seseorang yang kecanduan pornografi mungkin belum menyadari bahwa dirinya benar-benar kecanduan pornografi. Catat frekuensi dan intensitas kamu melihat pornografi. Jika dirasa berlebihan maka kamu harus mulai memikirkan untuk mengatasinya. Sadari pula bahwa kecanduan pornografi memberikan dampak negatif kedepannya.

Terima masalahmu

Jika dirasa bahwa diri memang memiliki kecanduan pada pornografi maka jangan benci dirimu. Terima dan terus berusaha megubah atas apa yang telah terjadi. 

Cari dukungan 

Mintalah bantuan kepada orang-orang terdekat yang kamu bisa percaya untuk membantumu lepas dari masalah ini. Langkah ini penting untuk dilakukan agar kamu tidak merasa sendirian berjuang dan memiliki lingkungan yang mendukung usahamu.

Berikan batasan

Komputer atau gawai yang kamu miliki, dapat memberikan akses pada konten-konten pornografi. Kamu bisa mengatur sedemikian rupa agar perangkat-perangkat tersebut dapat memberikan batasan akses pada konten-konten pornografi.

Jauhi penyebabnya

Konten pornografi tidak hanya berupa video atau gambar yang diakses pada platform digital. Majalah porno atau DVD porno juga membuat kamu sulit untuk terhindar dari kecanduan pornografi. Kamu mungkin bisa memusnahkan benda-benda yang berbau pornografi.

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai kecanduan pornografi dan tips mengurangi atau memerangi kecanduan pornografi. Semoga tips atau cara ini dapat memberikan pengetahuan dan manfaat bagi para sobat Psike.

 

 

References:

  1. Donovan, J. (2020). Porn addiction. Diakses: https://www.webmd.com/sex/porn-addiction-possible.
  2. All Pro Dad. (2021). 10 ways to fight pornography. Diakses: https://www.allprodad.com/10-ways-to-fight-pornography/.
  3. Jenson, K. A. (2015). My porn addiction started at age 10; Ten tips from a father in recovery. Diakses:  https://www.defendyoungminds.com/post/my-porn-addiction-started-at-age-10-ten-tips-from-a-father-in-recovery. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *