Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Stop Menjadi Orang yang People Pleaser!

Sobat Psike mungkin pernah merasa ingin selalu berbaik hati kepada teman atau orang terdekat lainnya. Hal itu terkadang membuat teman-teman kamu jadi ingin selalu meminta bantuan sampai kamu sulit menolaknya. Kamu pun akhirnya menjadi orang yang nggak enakan. Hal ini disebut dengan people pleaser. Apa yang dimaksud dengan people pleaser?

Apa Definisi dari People Pleaser?

People pleaser merupakan seseorang yang dianggap semua orang sebagai penolong dan baik hati. Saat ada yang membutuhkan bantuan dan kamu merasa tidak dapat menolak untuk menolongnya maka itu disebut dengan people pleaser. Tidak hanya dalam konteks menolong, terkadang seseorang yang sulit menolak ajakan orang lain dapat disebut sebagai people pleaser. People pleaser ini membuat seseorang yang merasakannya merasa bahwa apa yang dibebankan orang lain kepadanya merupakan tanggung jawabnya, sehingga ia harus mengambil beban tersebut.

Apa Saja Tanda-tanda Kamu Merupakan Seorang People Pleaser? 

  • Setuju dengan siapa pun yang berbicara denganmu.  

Kita belajar bahwa mendengarkan orang lain dengan sopan sebagai bagian dari keterampilan sosial. Namun, hal itu bisa berubah menjadi perilaku yang membuat orang lain senang karena kamu terus-menerus setuju dengan orang lain karena Anda ingin mendapatkan kekaguman mereka dan bukan karena kamu percaya dengan apa yang kamu katakan, sedangkan dalam hati kamu sendiri merasa tidak yakin dengan perkataan mereka. 

  • Meminta maaf bahkan terhadap kesalahan yang tidak kamu lakukan

Seorang people pleaser sering membuat diri mereka bertanggung jawab atas respons emosional orang lain. Jika seseorang merasa tidak enak, kamu mungkin menyalahkan diri sendiri atau takut orang itu menganggap kamu masalahnya.  Ada baiknya jika kamu mengatakan bahwa kamu menyesal jika kamu telah menyakiti seseorang, tetapi jika Anda sering meminta maaf tentunya itu akan membuatmu lelah. 

  • Sulit berkata “tidak” 

Ketika seseorang meminta sesuatu padamu yang mungkin kamu merasa tidak sanggup untuk melakukannya, kamu akan berpikir jika kamu menolak mereka, mereka akan sakit hati sehingga kamu menyetujuinya agar mereka tidak sakit hati dan tetap ingin berteman denganmu. Namun, jika kamu terus menerus mengiyakan permintaan orang lain, maka kamu akan sulit untuk hidup atas prinsipmu sendiri dan kamu akan sulit untuk membela dirimu kedepannya. 

  • Kamu merasa bersalah jika ada orang yang marah padamu

Seseorang marah bukan berarti kamu salah. Kamu tidak perlu merasa bersalah jika tidak melakukan kesalahan. 

  • Kamu berperilaku seperti teman-temanmu untuk menyenangkan mereka

Seringkali kamu mencoba mengikuti apa yang dilakukan teman-temanmu agar kamu dapat disenangi dan ditemani oleh mereka. Namun, terkadang justru hal itu sebenarnya menyiksa dirimu sendiri, tapi kamu tetap melakukannya agar tidak kehilangan teman-temanmu. 

Dampak Dari People Pleaser 

Terus menerus menyenangkan orang lain tentunya akan menyebabkan dampak bagi dirimu sendiri. Beberapa diantaranya adalah:

  • Kurangnya self care.  

Terus-menerus mengabdikan diri untuk memenuhi kebutuhan orang lain dapat menyebabkan kamu mengabaikan kebutuhanmu sendiri. Kamu akan merasa sakit atau lelah secara mental karena tekanan untuk mencoba menyenangkan semua orang.

  • Memendam kebencian

Jika kamu terlalu sering menyenangkan orang lain, mungkin lama kelamaan kamu menyadarinya dan mulai merasa bahwa mereka memanfaatkanmu. Akhirnya kamu mulai memendam kebencian namun kamu tidak berani mengungkapkannya karena perasaan tidak enak tersebut. 

  • Bullying

Ini tergantung dengan lingkungan yang berada di sekitar kamu. Orang-orang yang keenakan diberikan kebaikan oleh orang lain lama kelamaan akan mulai memanfaatkannya untuk menjadi bahan bullying. Kamu harus berhati-hati dari lingkungan seperti ini. 

  • Sulit menyenangkan diri sendiri

Terlalu sering menyenangkan orang lain akan membuatmu kehilangan waktu untuk menyenangkan dirimu sendiri dan memikirkan dirimu. 

Referensi:

Morin, A. (2017). 10 signs you’re a people pleaser. Retrieved from https://www.psychologytoday.com/us/blog/what-mentally-strong-people-dont-do/201708/10-signs-youre-people-pleaser

WebMD. (2020). What is a people pleaser? Retrieved from https://www.webmd.com/mental-health/what-is-a-people-pleaser

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *