Pernahkah sobat mendengar seseorang bercinta dengan mayat yang sudah mati? Bagaimana tanggapan sobat ketika mengetahui seseorang bercinta dengan mayat? Mungkin bagi beberapa orang mayat merupakan suatu hal yang biasa saja, terutama bagi mereka yang bertugas khususnya di dunia kesehatan seperti dokter atau perawat. Namun ada beberapa orang yang takut ketika melihat mayat atau trauma melihat mayat akibat kehilangan orang terdekat.
Namun, bagaimana dengan seseorang yang bercinta atau bahkan memperkosa mayat? Sebuah kasus tindakan kriminal yang dilakukan oleh pemuda dari Payakumbuh, Sumatera Barat yang memperkosa jasad kekasihnya [1]. Dalam Psikologi, ada istilah yang dikenal dengan nama Nekrofilia (Necrophilia). Nekrofilia berarti seseorang yang memiliki fantasi atau kontak seksual dengan orang yang telah meninggal (mayat) [2].
Nekrofilian memiliki beberapa jenis berdasarkan tindakan yang dilakukannya, yaitu [3]:
-
Necrophilia Fantasy
Penderita nekrofilia pada kategori ini terbatas hanya memiliki fantasi seksual terhadap orang yang sudah mati (mayat). Belum melakukan tindakan hubungan badan/bersetubuh dengan mayat.
- Necrophilia Homicide
Penderita nekrofilia melakukan tindakan kriminal kepada korbannya secara sadar/sengaja kemudian menyetubuhi korbannya. Penderita nekrofilia membunuh lalu dengan sengaja memperkosa korbannya.
-
Regular Necrophilia
Penderita nekrofilia pada kategori ini menyetubuhi mayat yang telah meninggal dengan melakukan tindakan seperti menggali kuburan untuk mencari mayat. Selain itu, penderita nekrofilia juga akan mencari mayat seseorang yang ada di dalam kamar jenazah untuk memuaskan hasrat seksualnya.
Fromm (1981) dalam teorinya mengungkapkan bahwa nekrofilia sebagai salah satu gangguan kepribadian yang berat. Seseorang dengan nekrofilia memiliki kepribadian yang membenci kemanusiaan, menyukai pertumpahan darah, suka akan kehancuran, teror, dan penyiksaan [4]. Lebih lanjut Fromm menjelaskan bahwa penderita Nekrofilia terpesona oleh pembusukan, mayat, dan feses/kotoran. Mereka memiliki gaya hidup yang tidak jauh dari hal seputar kematian, kehancura, penyakit, dan pembusukan [4].
Berikut adalah penjelasan singkat mengenai Nekrofilia (Necrophilia) yaitu gangguan seksual yang memiliki hasrat seksual kepada mayat. Semoga bermanfaat 🙂
References:
- Santoso, A. (2020). Pemuda Payakumbuh perkosa mayat kekasih, polisi: Korban-pelaku kenal di FB. Diakses: https://news.detik.com/berita/d-5301950/pemuda-payakumbuh-perkosa-mayat-kekasih-polisi-korban-pelaku-kenal-di-fb.
- West, S. G., & Resnick, P. J. (2017). Unusual and rare psychological disorders: A handbook for clinical practice and research. Oxford University Press. DOI: 10.1093/med:psych/9780190245863.003.0009.
- Rosman, J. P., & Resnick, P. J. (1989). Sexual attraction to corpses: a psychiatric review of necrophilia. The Bulletin of the American Academy of Psychiatry and the Law, 17(2), 153–163.
- Feist, J., Feist, G. J., & Roberts, T. (2017). Teori Kepribadian. Salemba Humanika.