Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengenal Philophobia: Takut untuk Jatuh Cinta

Halo Sobat Psike! Apakah diantara kamu ada yang belum pernah berpacaran? Atau bahkan jatuh cinta? Bagi kamu yang belum pernah jatuh cinta, apakah yang kamu rasakan memang belum siap untuk jatuh cinta, atau ternyata kamu sudah di tahap merasa takut untuk jatuh cinta? Hati-hati, mungkin kamu mengalami philophobia! Kenali yuk, jenis gangguan ini!

Philophobia merupakan ketakutan untuk jatuh cinta atau terhubung secara emosional dengan orang lain. Fobia ini sejenis dengan fobia sosial lainnya yang dapat berdampak buruk jika tidak segera diobati.

Biasanya, orang yang mengalami philophobia ini mengalami hambatan saat melewati tahap psikoseksual di tahap oedipal, di mana pada tahap ini tumbuhnya keterikatan antara anak dengan orang tua. Pada individu yang mengalami hambatan dalam melewati tahap ini, mereka masih memiliki keterikatan dengan orang tua sampai remaja hingga dewasa. Sehingga, ketika ia menjalin hubungan interpersonal dengan orang lain, ia merasa bahwa orang tersebut hanya menggantikan peran orang tuanya, dan takut menjadi incest jika jatuh cinta pada orang tersebut dan ia tidak bisa mengarahkan impuls libidonya.

Lalu, seperti apa ciri-ciri atau gejala orang yang mengalami philophobia?

Ketika memikirkan tentang jatuh cinta, biasanya mereka akan mengalami gejala-gejala berikut:

  • Perasaan takut atau panik yang intens
  • Berusaha menghindar
  • Berkeringat
  • Detak jantung cepat
  • Sulit bernafas
  • Kesulitan berfungsi
  • Mual

Lalu, bagaimana treatment yang tepat untuk mengatasi philophobia?

Individu yang mengalami philophobia harus menemui terapis atau psikolog untuk menjalani terapi karena philophobia ini sudah masuk ke dalam mental disorder. Selain itu, beberapa psikiater menyarankan penderita philophobia menjalani terapi secara medis dengan pemberian obat-obatan untuk mengurangi gejala yang muncul.

Bagaimana cara kita memberi dukungan pada rekan yang mengalami philophobia?

  • Kenali bahwa itu adalah ketakutan yang serius, jangan meremehkan orang yang mengalami fobia ini.
  • Kamu dapat mempelajari tentang philophobia sebelum kamu merangkul orang terdekatmu yang mengalami gangguan ini agar tidak salah tindakan dan rekanmu tidak mengalami gejala yang lebih parah.
  • Jangan menekan mereka untuk melakukan hal-hal yang belum siap mereka lakukan.
  • Imbaulah mereka untuk mencari bantuan dan bantulah mereka menemukan bantuan itu.
  • Bertanya pada mereka apa yang dapat kamu lakukan untuk membantu mereka

Itulah sekilas informasi mengenai philophobia. Semoga kamu bukanlah salah satu orang yang mengalami hal tersebut, karena sesungguhnya cinta dapat memberikan kebahagiaan.

Referensi:

Legg, T. J. (2018). What is philophobia? and how can you manage fear of falling in love? Retrieved from https://www.healthline.com/health/philophobia#offering-support

Tavormina, R. (2014). Why are we afraid to love. Psychiatria Danubina, 26(1), 178-183.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *