Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengenal Lebih Dekat Dengan Perilaku Adaptif dan Perilaku Maladaptif

Secara garis besar, perilaku adaptif menunjukkan adanya prinsip penting dari kematangan sosial pada diri setiap individu, yaitu kesiapan diri, perilaku serta respons terhadap lingkungan sosial.

Menurut Grossman (1983), perilaku adaptif merupakan kapasitas kemampuan seseorang untuk memenuhi tuntutan perkembangan dan sosial dari lingkungan terdekatnya. Hal-hal yang diukur keberhasilannya pada kemampuan, seperti: membantu diri sendiri, perkembangan fisik, kemampuan komunikasi, kemampuan personal dan sosial, perawatan diri, kemampuan menjadi seorang konsumen, kemampuan domestik, dan orientasi komunitas.

Menurut Reschly (1982), kategori dari perilaku adaptif dapat digambarkan dalam empat ranah, yaitu:

  • Kemampuan perawatan diri dan kemandirian;
  • Hubungan interpersonal;
  • Tanggung jawab sosial;
  • Kompetensi kognitif atau kemampuan berkomunikasi.

Sedangkan menurut Sparrow et al. (1984), ranah (domain) dari perilaku adaptif mencakup :

  • Komunikasi (expressive, receptive, written),
  • Keterampilan hidup sehari-hari (personal, domestic, community),
  • Sosialisasi (interpersonal relationship, play and leisure), dan
  • Keterampilan motorik (gross, fine)

Dengan kata lain, perilaku adaptif adalah perilaku yang berkembang sesuai dengan tuntutan atau harapan lingkungan terhadap seseorang. Perkembangan perilaku adaptif ditentukan oleh perkembangan kemampuan mental, motorik, dan sosial. Seseorang yang dikatakan menampilkan perilaku yang adaptif adalah seseorang yang telah mengembangkan kemampuan mental, motorik, dan sosial sebagaimana yang diharapkan oleh lingkungan.

Perilaku Maladaptive

Perilaku maladaptive merupakan kebalikan dari perilaku adaptif. Dengan kata lain, perilaku maladaptive dapat dikatakan sebagai perilaku yang tidak sesuai dengan tuntutan lingkungannya. Sparrow et al. (2005) mendefinisikan perilaku maladaptive sebagai perilaku yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu fungsi adaptif individu dalam kehidupannya sehari-hari.

Perilaku maladaptive terbagi mejadi dua kategori perilaku, yaitu:

  • Pertama, kategori perilaku maladaptive internalizing, mencakup: ketergantungan, menghindari orang lain dan lebih senang menyendiri, mengalami kesulitan makan, mengalami kesulitan tidur, menolak pergi ke sekolah atau bekerja karena takut, perasaan akan ditolak atau dikucilkan, terlalu cemas, mudah menangis atau tertawa, minimnya kontak mata, sedih untuk alasan yang tidak jelas, menghindari untuk berinteraksi sosial, kurang bertenaga atau kurang berminat dalam hidup (Sparrow et al., 2005).
  • Kedua, kategori perilaku maladaptive externalizing, meliputi: impulsif (bertindak tanpa dipikirkan terlebih dahulu), temper tantrum (amarah yang meledak), sengaja tidak patuh dan menentang orang lain, mengejek, merusak atau mengganggu, tidak mengerti atau tidak peka terhadap orang lain, berbohong, menipu atau mencuri, agresif secara fisik (misalnya memukul, menendang, menggigit), keras kepala atau cemberut, mengatakan atau mengajukan pertanyaan yang memalukan di depan umum, berperilaku tidak sesuai dengan keinginan orang lain.

Perilaku maladaptive internalizing berbeda dengan perilaku maladaptive externalizing, perbedaannya adalah perilaku maladaptive internalizing lebih menekankan pada gangguan emosi dan suasana hati, meliputi kecemasan, depresi, keluhan somatik (misalnya sakit dan nyeri badan), kesimpulannya perilaku maladaptive internalizing ini tidak menunjukkan perilaku menyakiti atau menyerang orang lain. Banyak anak mengalami kesulitan mengatasi emosinya dan ditunjukkan dengan tanda-tanda kesulitan dalam mengontrol perilakunya (Deater-Deckard, 2004).

Referensi :

  • Deater-Deckard, K. (2004). Parenting stress. Yale University Press
  • Grossman, H. K. (1983). Classification in mental retardation. American Association on Mental Deficiency.
  • Reschly, D. J. (1982). Assessing the mildly mental retardation: The influence of adaptive behavior in socioeconomic status and prospect for nonbiased assessment. Dalam C. R. Reynold & T. B. Gutkin (Eds.), The handbook of school psychology (hal. 2009–2042). John Wiley & Sons.
  • Sparrow, S., Balla, D., & Cicchetti, D. (1984). Vineland Adaptive Behavior Scale. A.G.S., Inc.
  • Sparrow, S., Cicchetti, D., Balla, D., & Doll, E. (2005). Vineland Adaptive Behavior Scales:
    Survey forms manual (Edisi kedua). American Guidance Service Publishing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *