Pada beberapa momen tertentu, ada kalanya kita merasa ingin membantu orang lain karena rasa empati yang muncul dalam hati kita, dan bukan karena merasa wajib atau bertanggung jawab. Hal ini dinamakan dengan altruisme. Mari kita pelajari lebih lanjut yuk!
Altruisme merupakan bentuk kepedulian yang mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri sendiri yang dilakukan karena murni ingin menolong dan bukan karena merasa bertanggung jawab untuk menolong. Altruisme merupakan kebalikan dari egois yang merupakan bentuk tindakan yang mendahulukan kepentingan diri sendiri di atas kepentingan orang lain.
Beberapa penelitian menyebut bahwa altruisme merupakan kepribadian seseorang, dengan ciri-ciri memiliki standar keadilan, tanggung jawab sosial, moral tinggi, dan empati yang tinggi.
Apa saja jenis-jenis altruisme?
- Genetic altruism, yaitu altruisme yang dilakukan pada keluarga terdekat
- Reciprocal altruism, yaitu altruisme yang didasarkan pada hubungan memberi dan menerima atau timbal balik
- Group-selected altruism, yaitu altruisme yang dilakukan karena memiliki latar belakang kelompok sosial yang sama
- Pure altruism, yaitu altruisme yang dilakukan karena murni ingin membantu tanpa alasan apapun
Lalu, perilaku apa saja yang termasuk ke dalam bentuk altruisme?
- Membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan
- Mencegah melakukan hal yang dapat menguntungkan diri sendiri jika merugikan orang lain
- Membantu melunasi hutang orang lain
- Berbagi makanan saat sedang pada masa sulit
- dll.
Itulah dia sekilas mengenai altruisme. Semoga kita senantiasa menjadi pribadi yang berempati pada keadaan orang lain, ya!
Referensi:
Cherry, K. (2021). What is altruism? Retrieved from https://www.verywellmind.com/what-is-altruism-2794828
Feigin, S., Owens, G., & Goodyear-Smith, F. (2014). Theories of human altruism: A systematic review. Annals of Neuroscience and Psychology, 1(1), 1-9.