Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Manfaat Menulis Bagi Kesehatan Mental

Menulis?

Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar atau membaca tentang kegiatan menulis?

Menulis merupakan hal yang sangat umum dan hampir semua orang pernah melakukan tulis menulis, terutama ketika berada dalam lembaga pendidikan, kerja atau yang lainnya pasti menulis merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari. Pernahkah kalian menghitung berapa kali dalam sehari kalian menulis? Menulis tidak hanya dilakukan untuk tugas-tugas tertentu, tetapi menulis bisa dilakukan ketika kalian merasa jenuh dan ingin mengungkapkan perasaan serta emosi. Lalu manfaat apa saja yang bisa kita dapatkan saat melakukan expressive writing? Berikut adalah penjelasannya.

Manfaat Menulis

Dalam eksperimen yang dilakukan James Pennebaker, PhD., dari University of Texas, menugaskan mahasiswa sarjana yang sehat ke salah satu dari empat kelompok. Semua diberikan tugas untuk menulis selama 15 menit dalam empat malam berturut-turut. Tiga dari kelompok tersebut diminta untuk menulis tentang  peristiwa traumatis dalam hidup mereka, kelompok keempat menulis tentang beberapa topik sepele lainnya. Keempat kelompok kemudian diamati selama enam bulan selanjutnya dan peneliti menemukan bahwa tiga kelompok yang menulis tentang peristiwa traumatis memiliki kunjungan yang lebih sedikit ke pusat kesehatan. Penelitian yang dilakukan  oleh Dr. Pennebaker dan Joshua Smyth PhD., Universitas Syracuse, menunjukkan bahwa menulis tentang emosi dan stres dapat meningkatkan fungsi kekebalan pada pasien dengan HIV/AIDS, asma, dan radang sendi.

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas ada beberapa manfaat lainnya seperti:

  • Mengurangi stress
  • Mengurangi gejala depresi
  • Meningkatkan kerja memori
  • Meningkatkan fungsi sistem imun
  • Membuat mood lebih stabil.
  • Merasakan kesejahteraan secara psikologis

Lalu bagaimana tahapan untuk mengekspresikan perasaan lewat menulis?

Berikut adalah beberapa tahapan dan cara yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Luangkan Waktu: Kalian tidak harus melakukannya setiap hari, tetapi lakukan selama 15 menit tiga sampai empat hari seminggu. Usahakan untuk menepati jadwal yang sudah ditentukkan oleh diri sendiri, agar bisa terbentuk sebuah rutinitas baru.
  2. Bereksperimen Dalam Menulis: Menulis dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti, dengan tangan, atau dapat mencoba mengetik, membuat memo suara. Intinya adalah untuk berpikir tentang pengalaman yang perlu di ungkapkan.
  3. Temukan Tempat yang Tepat: Tempat anda menulis dapat memengaruhi perasaan anda tentangnya dan apakah itu “berhasil” atau tidak, yang paling penting adalah memiliki tempat yang tenang.
  4. Jangan Mengedit: Bagian dari latihan ini adalah untuk memahami perasaan Anda dan anda tidak dapat melakukannya jika Anda terus-menerus mengarahkan diri anda sendiri, maka hal itu tidak akan memberikan hasil yang maksimal terhadap perasaan anda.
  5. Baca Ulang Tulisan: setelah menulis, anda disarankan untuk membaca apa yang telah ditulis, tetapi jangan terbawa olehnya. Baca dan nikmati setiap perasaan yang mungkin muncul ketika membaca tulisan anda sendiri.

 

Itu adalah penjelasan singkat mengenai manfaat dari menulis serta bagaimana tips memulai untuk menulis.

Semoga artikel ini membantu!

 

Referensi:

Baikie, K., & Wilhelm, K. (2005). Emotional and physical health benefits of expressive writing. Advances in Psychiatric Treatment, 11(5), 338-346. doi:10.1192/apt.11.5.338

https://www.psycom.net/mental-health-wellbeing/the-healing-power-of-writing

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *