Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Do I Burn Out?

Burnout adalah bentuk kelelahan yang disebabkan oleh perasaan kewalahan yang terus-menerus. Ini adalah hasil dari stres emosional, fisik, dan mental yang berlebihan dan berkepanjangan. Dalam banyak kasus, burnout terkait dengan pekerjaan seseorang. Burnout terjadi ketika anda kewalahan, terkuras secara emosional, dan tidak mampu memenuhi tuntutan hidup yang tak henti-hentinya. Kondisi ini tidak didiagnosis secara medis. Tetapi kelelahan dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental anda jika anda tidak menyadari atau mengobatinya (Brennan, 2020).

Carter (2013) mendefiniskan Burnout sebagai keadaan stres kronis yang menyebabkan:

  1. Kelelahan fisik dan emosional
  2. Sinisme dan detasemen
  3. Perasaan tidak efektif dan kurangnya pencapaian

Burnout bukanlah suatu keadaan yang terjadi tiba-tiba, namun sebelum itu tubuh kita sudah memberikan kita peringatan yang bisa kita rasakan jika kita bisa lebih sedikit peduli dengan kondisi kita, diantaranya (Carter, 2013);

a. Kelelahan kronis, gejala awal yang muncul mungkin anda kelelahan dan merasa kurang energi sampai pada klimaksnya anda tidaknya hanya merasa kelelahan secara fisik tapi juga secara psikologis anda mulai takut dengan apa yang terjadi besok.

b. Insomnia. Gejala awal mungkin hanya muncul satu sampai dua malam dalam seminggu, namun jika sudah parah maka akan menetap dan terjadi secara persisten disetiap malam, hal ini juga yang membuat anda menjadi kelelahan.

c. Pelupa/gangguan konsentrasi dan perhatian. Kurang fokus dan pelupa ringan adalah tanda-tanda awal dari burnout. Jika berkelanjutan akan membuat anda tidak dapat menyelesaikan semua tugas-tugas anda yang semakin menumpuk.

d. Gejala fisik. beberapa gejala fisik mungkin akan dirasakan sebelum kita mengalami burnout adalah nyeri dada, jantung berdebar-debar, sesak napas, nyeri gastrointestinal, pusing, pingsan, dan/atau sakit kepala (semuanya harus dinilai secara medis).

e. Meningkatnya penyakit. Karena tubuh anda terkuras, sistem kekebalan Anda menjadi lemah, membuat anda lebih rentan terhadap infeksi, pilek, flu, dan masalah medis terkait kekebalan lainnya.

f. Kehilangan selera makan. Pada tahap awal, Anda mungkin tidak merasa lapar dan mungkin melewatkan beberapa waktu makan. Pada tahap terakhir, Anda mungkin kehilangan nafsu makan sama sekali dan mulai kehilangan banyak berat badan.

g. Kecemasan. Gejala kecemasan awal yang anda mungkin rasakan adalah gejala ringan seperti tegang, khawatir, dan gelisah. Namun jika sudah mendekati burnout, kecemasan dapat menjadi sangat serius sehingga mengganggu kemampuan Anda untuk bekerja secara produktif dan dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan pribadi Anda mungkin anda jadi lebih sensitif dengan semua kejadian, overthinking, dll.

h. Depresi. Pada tahap awal, Anda mungkin merasa agak sedih dan terkadang putus asa, dan akibatnya Anda mungkin mengalami perasaan bersalah dan tidak berharga. Pada akhirnya, anda mungkin merasa terjebak dan depresi berat dan berpikir dunia akan lebih baik tanpa Anda. (Jika depresi anda sudah membuat anda berfikir sampai pada titik ini, Anda harus segera mencari bantuan profesional.)

i. Amarah. Pada awalnya, ini mungkin muncul sebagai ketegangan interpersonal dan anda lebih sensitif dengan hal-hal yang menyangkut diri anda. Namun jika sudah mencapai tahap burnout, gejala ini bisa berubah menjadi ledakan kemarahan dan pertengkaran serius di rumah dan di tempat kerja serta lingkungan bermain anda. (Jika kemarahan mencapai titik di mana ia berubah menjadi pikiran atau tindakan kekerasan terhadap keluarga atau rekan kerja, segera cari bantuan profesional.)

 

Referensi :

Brennan, D. (2020). Burnout: Symptoms and Signs. webmd.com. Diakses pada 26 Agustus 2021 dari https://www.webmd.com/mental-health/burnout-symptoms-signs

Carter, S. B. (2013). The Tell Tale Signs of Burnout :Do You Have Them? Running out of gas? Recognizing the signs of burnout before it’s too late. psychologytoday.com. Diakses pada 26 Agustus 2021 dari https://www.psychologytoday.com/us/blog/high-octane-women/201311/the-tell-tale-signs-burnout-do-you-have-them

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *