Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Digital Detox: Beristirahat Sejenak dari Perangkat Digital

Apakah kamu termasuk orang yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam menggunakan smartphone untuk bermain media sosial, menonton layanan streaming, atau berbelanja online? Kalau iya, bisa jadi kamu saatnya kamu perlu melakukan digital detox.

Apa itu Digital Detox?

Digital detox adalah periode waktu ketika seseorang menahan diri dari menggunakan perangkat teknologi seperti smartphone, televisi, komputer, tablet, dan situs media sosial. Detoksifikasi dari perangkat digital dapat menjadi salah satu cara untuk fokus pada interaksi sosial kehidupan nyata tanpa gangguan. Digital detox dapat membuat seseorang melepaskan stres yang berasal dari konektivitas yang konstan.

Mengapa Kita Perlu Melakukan Digital Detox?

Penggunaan perangkat digital yang berlebihan telah terbukti memberikan dampak negatif, baik secara fisik maupun psikis. Penelitian menemukan bahwa penggunaan perangkat digital sepanjang hari dapat menyebabkan masalah citra diri, tingkat percaya diri yang rendah, gangguan tidur, depresi, kecemasan, penambahan berat badan, pola makan tidak sehat, kurang olahraga, kurangnya manajemen waktu, dan masalah etos kerja.

Banyaknya dampak negatif dari penggunaan perangkat digital seperti dijelaskan sebelumnya membuat individu berinisiatif melakukan tindakan untuk mengatasinya. Ada kalanya seseorang  merasa penggunaan perangkat digitalnya telah berlebihan dan menambah tingkat stres sehingga ia ingin menikmati waktu untuk diri sendiri tanpa gangguan yang ditimbulkan oleh perangkat digital.

Tanda-Tanda Kamu Perlu Melakukan Digital Detox

  • Kamu merasa cemas atau stres jika tidak dapat menemukan ponsel
  • Kamu merasa terdorong untuk memeriksa ponsel setiap beberapa menit atau sesering mungkin
  • Kamu merasa tertekan, cemas, atau marah setelah menghabiskan waktu di media sosial
  • Kamu disibukkan dengan jumlah suka, komentar, atau repost di sosial media
  • Kamu takut kehilangan sesuatu jika tidak sering memeriksa ponsel
  • Kamu sering begadang atau bangun pagi untuk bermain ponsel
  • Kamu kesulitan berkonsentrasi pada satu hal tanpa harus memeriksa ponsel

Manfaat Digital Detox

Merasa tenang dan puas. Beberapa eksperimen sosial menemukan bahwa beristirahat dari ponsel atau perangkat digital dapat menurunkan tingkat stres. Ini juga dapat membantu meningkatkan fokus dan lebih memperhatikan hal-hal di sekitar.

Menjadi lebih produktif. Scrolling, menyukai, memposting, atau hanya menjelajahi internet dapat memakan waktu yang menyebabkan kelalaian terhadap waktu. Mengurangi penggunaan ponsel akan membantu kita fokus pada hal-hal yang perlu diselesaikan.

Merasa lebih baik tentang diri sendiri. Aplikasi media sosial membuat kita terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain. Mengurangi penggunaan media sosial dapat meningkatkan citra diri dan harga diri.

Menjadi lebih sehat. Tetap terpaku pada ponsel cerdas selama beberapa jam dapat menyebabkan ketegangan mata, mata kering, penglihatan kabur, mata berkaca-kaca, sakit kepala, masalah pada punggung dan leher. Mengurangi penggunaan perangkat digital dapat memberikan kelegaan pada berbagai bagian tubuh.

Kualitas tidur yang lebih baik. Ketika tubuh tahu sudah waktunya untuk tidur, otak akan melepaskan zat kimia yang disebut melatonin untuk membantu kita rileks dan tertidur. Menatap ponsel tepat sebelum tidur membuat otak tetap waspada dan aktif sehingga menunda pelepasan melatonin. Kurang tidur dalam jangka waktu yang lama dapat memengaruhi suasana hati dan kesehatan. Digital detox dapat membantu tubuh mengontrol siklus tidur dengan lebih baik.

Bagaimana Cara Melakukan Digital Detox?

  1. Perhatikan penggunaan ponselmu untuk lebih memahami hubungan yang kamu miliki dengan perangkat digital. Tanyakan pada diri sendiri apa alasan kamu menggunakan perangkat digital. Para ahli mengatakan, memahami emosi dapat membantu mengontrol penggunaan ponsel dengan lebih baik. Jika melelahkan, cobalah untuk mengurangi waktu penggunaan perangkat digital.
  2. Cobalah untuk membuat jadwal penggunaan perangkat digital. Misalnya, memeriksa ponsel hanya setiap 15 atau 30 menit sekali.
  3. Menggunakan aplikasi untuk melihat waktu penggunaan perangkat digital, terutama ponsel. Ada beberapa aplikasi yang dapat mencatat waktu pengggunaan dan memblokir akses ke situs media sosial untuk jangka waktu tertentu. Ini dapat membantu membatasi ketergantungan pada ponsel.
  4. Penggunaan telepon dapat mengganggu pola tidur, cobalah untuk mematikan koneksi internet sebelum tidur. Ini akan membantu kamu masuk ke rutinitas untuk tidur dan meningkatkan kualitas tidur.
  5. Matikan notifikasi, baik dari pesan teks, telepon, email, ataupun media sosial.
  6. Kalau kamu merasa tips di atas tidak juga membantu, maka segera hubungi profesional kesehatan mental.

Referensi:

Cherry, K. (2020, November 20). The Benefits of Doing a Digital Detox. Verywell Mind. Retrieved November 11, 2021, from https://www.verywellmind.com/why-and-how-to-do-a-digital-detox-4771321

Sreenivas, S. (2021, May 12). Digital Detox: What to Know. WebMD. Retrieved November 11, 2021, from https://www.webmd.com/balance/what-is-digital-detox

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *