Apa itu Body Shaming?
Body shaming adalah tindakan yang mengekspresikan penghinaan terhadap bentuk atau ukuran tubuh orang lain. Body shaming merupakan suatu bentuk bullying yang dapat mengakibatkan trauma emosional yang parah, terutama pada usia muda. Body shaming dapat dilakukan oleh siapapun, termasuk orang tua, saudara, teman, ataupun musuh. Komentar-komentar seperti “kamu kenapa pakai baju itu sih enggak cocok tahu” atau “kamu kok makin gendut” adalah pemikiran dan frasa umum yang kerap digunakan saat seseorang melakukan body shaming. Mengomentari secara negatif tentang ukuran atau bentuk tubuh seseorang dapat memberikan dampak negatif, seperti harga diri yang rendah, kemarahan, menyakiti diri sendiri, dan bahkan gangguan kesehatan mental.
Body shaming dapat bermanifestasi dalam berbagai cara, antara lain:
- Mengkritik penampilan diri sendiri melalui penilaian atau perbandingan dengan orang lain. Contohnya “Dia langsing banget deh, enggak kayak aku yang gendut”.
- Mengkritik penampilan orang lain di hadapan mereka. Contohnya, “Lihat deh lengan kamu besar banget”.
- Mengkritik penampilan orang lain tanpa sepengetahuan mereka atau dengan kata lain membicarakan di belakang. Contohnya “Eh kamu lihat enggak sih baju si A? Enggak cocok banget dipakai dia”.
Apapun bentuk manifestasinya body shaming sering mengarah pada perbandingan dan rasa malu serta menguatkan gagasan bahwa hal paling penting yag harus dilihat pada individu adalah fitur fisik mereka.
Faktanya body shaming dapat terjadi di antara pria dan wanita dengan berbagai bentuk dan ukuran tubuh. Body shaming kerap kali membuat narasi antara “terlalu gemuk” atau “terlalu kurus”, lalu membanding-bandingkan keduanya dengan alasan yang sama sekali tidak relevan. Banyak majalah, platform media sosial, acara televisi, dan iklan yang berkontribusi pada normalisasi body shaming. Tidak jarang acara-acara TV menjadikan karakter “gemuk” sebagai bahan candaan dan cemooh.
Bagaimana Body Shaming Bisa Terjadi?
Gagasan konvensional tentang standar kecantikan dapat mengakibatkan masalah pada harga diri yang dimiliki individu. Saat ini adanya tekanan dari media sosial membuat individu jadi lebih cenderung ingin terlihat memenuhi standar tertentu. Komentar negatif dan gambar yang memprovokasi dapat mendorong orang-orang untuk berperilaku tidak sehat untuk mengubah tipe tubuh mereka agar sesuai dengan standar kecantikan dimasyarakat. Hal ini dapat menyebabkan perilaku melukai diri sendiri, makan berlebihan atau bahkan diet ekstrem. Individu yang memiliki riwayat trauma, depresi, melukai diri sendiri, harga diri rendah, atau borderline personality disorder lebih mungkin terpengaruh oleh body shaming dan berpotensi mengalami gangguan makan atau perilaku melukai diri sendiri.
Apa Saja Dampak yang Ditimbulkan dari Body Shaming?
Body shaming dapat memberikan dampak negatif bagi orang-orang yang mengalaminya. Berikut ini dampak-dampak yang ditimbulkan body shaming:
- Menyebabkan gangguan makan, seperti anoreksia nervosa atau bulimia nervosa.
- Penurunan harga diri dan kepercayaan diri.
- Menurunnya kondisi kesehatan, seperti lebih sering mengalami masalah pencernaan dan sakit kepala.
- Mengalami kecemasan sosial.
- Ada kecenderungan menolak perawatan fisik maupun psikis karena merasa malu dengan tubuh sendiri.
Lalu Bagaimana Cara Mengatasi Body Shaming?
Sama seperti bullying lainnya, body shaming akan selalu ada jadi kita harus bisa membela diri dengan cara yang positif dan sehat. Hal yang paling penting adalah berlatih untuk mencinta diri sendiri dan mencoba untuk tidak membiarkan komentar negatif mengganggu pikiran kita. Selanjutnya jika melihat body shaming di media sosial, kamu bisa menandainya dan melaporkannya ke pihak platform media sosial agar akun tersebut bisa diblokir. Selain itu, kamu bisa membuat petisi atau gerakan yang penentangan dan pencegahan body shaming melalui tulisan di blog atau kampanye online di media sosial. Bergabung dengan organisasi-organisasi anti body shaming juga dapat menambah wawasan dan relasi yang berhubungan dengan body shaming.
Mengapa Body Shaming Harus Dihentikan?
Body shaming bukanlah dorongan atau perhatian, melainkan adalah suatu bentuk penghakiman atas fisik seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa mengomentari berat badan seseorang secara terus-menerus dapat menyebabkan tingkat stres yang tinggi dan kenaikan berat badan. Jadi asumsi yang menyatakan bahwa seseorang perlu dipermalukan untuk menjalani gaya hidup sehat adalah salah. Melakukan body shaming sama saja dengan mengabaikan hak individu untuk dihormati dan disayangi. Sedangkan, rasa hormat dan kasih sayang adalah dua faktor penting untuk menumbuhkan cinta terhadap diri sendiri.
Body shaming mengklaim tubuh seseorang sebagai sesuatu yang benar atau salah. Akibatnya banyak orang menjadikan penampilan luar sebagai penilaian untuk “kebaikan” atau “keburukan” karakter. Body shaming juga memberikan sinyal seolah-olah orang-orang yang tidak sesuai standar yang “benar” harus dihukum. Mereka dianggap malas, tidak termotivasi, atau tidak disiplin dalam menjaga tubuh. Belum lagi, body shaming membuat stigma dan perpecahan sosial terjadi secara terus menerus. Body shaming telah membuat standar penilaian antara layak dan tidak layak yang tidak relevan. Pada akhirnya, body shaming melabeli dan mengecualikan orang berdasarkan citra “ideal” yang tidak dapat dicapai oleh semua orang.
Referensi:
Lyons, A. (2021, June 2). The Harmful Effects of Body Shaming & Why It Needs to Stop! – April Lyons Psychotherapy Boulder, LPC. April Lyons Psychotherapy Group. Retrieved October 15, 2021, from https://www.aprillyonspsychotherapyboulder.com/blog/body-shaming-harmful-effects
National Association of Anorexia Nervosa and Associated Disorders. (2020, October 20). Body Shaming. What It Is & How To Overcome It | ANAD. Retrieved October 15, 2021, from https://anad.org/get-informed/body-image/body-image-articles/body-shaming/
Vargas, E. (2019, September 11). Body Shaming: What Is It & Why Do We Do It? Walden Eating Disorders. Retrieved October 15, 2021, from https://www.waldeneatingdisorders.com/blog/body-shaming-what-is-it-why-do-we-do-it/