Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Tips Menghadapi Stres Kuliah

Dunia perkuliahan mungkin terlihat cukup “santai” bagi sebagian orang yang belum pernah menjalaninya, padahal kenyataanya kadang tidak selalu baik. Dunia perkuliahan bisa jadi sangat berat bagi mereka yang menjalaninya. Apa saja sih yang bisa membuat seorang mahasiswa mengalami stres?

Banyak faktor yang bisa membuat seorang mahasiswa mengalami stres. Mulai dari mata kuliah yang banyak dan “sulit”, tugas yang banyak, kegiatan non akademik yang juga padat, bahkan kesalahan memilih jurusan juga bisa menyebabkan stres pada mahasiswa jika mahasiswa tersebut berakhir tidak menyukai pilihannya.

Ben Locke, PhD, adalah pakar kesehatan mental perguruan tinggi dan merupakan  pendiri dari eksekutif Center for College Mental Health (CCMH) di Pennsylvania State University, Pennsylvania. CCMH adalah sebuah jaringan penelitian praktek internasional dan memiliki lebih dari 380 pusat konseling. Ini dia tips yang bisa diberikan untuk mengatasi stres pada mahasiswa.

1. Menjauh dari Teknologi

Tidak dapat disangkal bahwa budaya 24-7 yang kita jalani turut menyumbang kecemasan. Tanpa disadari, gadget dan media sosial telah menjadi bagian dari hidup kita sehari-hari. Mengurangi konsumsi terhadap media sosial dan teknologi mungkin akan membantu anda sebagai mahasiswa untuk mengatasi kecemasan. Gunakan gadget anda dengan bijak. Ketika sudah memasuki waktu istirahat akan lebih baik jika anda letakkan gadget anda jauh dari tempat tidur.

2. Waspadai Jebakan Media Sosial

Jika Anda adalah seseorang yang menggunakan media sosial untuk pamer dan menimbulkan rasa iri, tanyakan pada diri anda mengapa menghabiskan begitu banyak waktu untuk hal ini penting bagi anda. Daripada menghabiskan waktu untuk bermain media sosial, gunakanlah media sosial untuk sesuatu yang lebih bermanfaat. Tidak masalah jika anda menggunakan sosial media sebagai sarana komunikasi dengan orang lain, tapi perlu diperhatikan bahwa jangan melupakan untuk berkomunikasi serta berinteraksi dengan orang-orang di dunia nyata selain dunia maya.

3. Jadilah Realistis Tentang Waktu dan Kemampuan Anda

Tidak diragukan lagi, seringkali dibutuhkan banyak kerja keras hanya untuk masuk ke perguruan tinggi. Ketika sudah berhasil masuk ke perguruan tinggi yang diinginkan, beban dan tanggung jawab tentunya akan semakin besar. Selain beban dan tanggung jawab, di perguruan tinggi kita bisa belajar banyak hal dan mengembangan diri sebaik mungkin. Jika anda bisa bijak mengatur waktu anda, maka kesempatan yang anda peroleh dengan mengenyam pendidikan di institusi tersebut akan menjadi sebuah pengalaman berharga. Anda perlu realistis dengan kemampuan anda, pertimbangkan waktu yang anda miliki untuk memenuhi tugas tertentu. Pikirkan kembali apa dengan waktu yang anda miliki saat ini akan cukup bagi anda menyelesaikan semua kegiatan anda.

4. Jangan Lupa Pada Diri Sendiri

Meskipun kehidupan perkuliahan terasa berat, jangan lupakan waktu untuk merawat diri. Merawat diri misalnya seperti menghabiskan akhir pekan dengan melakukan kegiatan yang disukai, membaca buku, mendengarkan musik. Meskipun anda disibukkan dengan serangkaian tugas kuliah, memiliki quality time dengan diri sendiri adalah hal yang wajib dilakukan agar kesehatan mental tetap baik. Susunlah jadwal untuk memisahkan kegiatan kampus dengan kegiatan pribadi. Manajemen waktu merupakan komponen penting untuk mendukung keberhasilan setiap kegiatan anda. Maka dari itu, ketika sudah memiliki jadwal yang sesuai ada baiknya untuk selalu mematuhinya agar rutinitas positif bisa tercipta.

Referensi:

https://www.psycom.net/tell-me-everything-i-need-to-know-about-anxiety/living-with-anxiety/4-expert-stress-relievers-for-college-students

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *