Toxic productivity adalah kondisi seseorang yang terobsesi untuk selalu bisa produktif dan merasa bersalah ketika tidak melakukan sesuatu hal yang produktif. Menjadi produktif itu baik, namun akan menjadi toksik apabila melakukannya dengan cara yang berlebihan. Pernah gak sih kalian mengalami hal-hal ini.
- Tidak sadar dengan kondisi kesehatan. Karena ingin selalu produktif sehingga lupa dengan kesehatan dirinya sendiri titik contohnya adalah kamu sampai lupa untuk makan sehingga akan sakit karena terus-terusan pikirkan pekerjaan.
- Merasa bersalah ketika istirahat atau rebahan. Sebenarnya produktif itu sangat baik akan tetapi kita juga perlu untuk istirahat. Nah, bisa saja rebahan itu menjadi self reward karena sudah melakukan aktivitas selama seharian penuh.
- Kepikiran tugas, jadi gak bisa santai. Ketika teman-teman refreshing misalnya pergi hangout dengan teman-teman atau pasangan atau juga bisa sekedar video call tapi yang teman-teman bahas masalah tentang tugas atau pas lagi jalan sama keluarga tapi kalian malah kepikiran deadline Tugas atau kepikiran tugas yang belum selesai itu bisa jadi nggak jadi istirahat dong.
Nah, kalau kalian seperti ciri-ciri tersebut bisa Jadi kalian terjebak dalam Toxic productivity. Kalian pasti mikir bagaimana dong biar keluar dalam Toxic productivity Nah gini nih yuk disimak sama-sama.
- Selalu ingat bahwa menjaga kesehatan itu penting. Hal kecil yang dapat kamu lakukan seperti tidak lupa minum air putih dan makan secara rutin tidak berlebihan.
- Nikmati ketika Kalian sedang beristirahat. kamu bisa mengesampingkan tugas, kuliah, sekolah, bahkan organisasi dan yang lain-lain untuk sementara waktu. Ketika kalian saat main game atau me time kalian nikmati waktu tersebut hingga puas nanti ketika sudah, kalian bisa kembali kembali.
- Coba untuk mengatur jadwal rutinitas. Kalian bisa selipkan jam istirahat di sela-sela waktu sibuk anda. Produktivitas itu bukan perlombaan Kalian tidak perlu merasa bersalah ketika kalian ingin rebahan atau istirahat sejenak bisa saja dengan rebahan bisa membantu untuk lebih produktif lagi.