Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

4 Fungsi Menulis Dalam Mengatasi Masalah Psikologis

Konflik adalah bagian yang tak terhindarkan dari kehidupan. Kekecewaan, kesedihan, penyakit, dan kematian akan mengganggu kita pada titik waktu tertentu dan dengan cara yang berbeda. Kita semua memiliki metode untuk mengatasi apa yang terjadi pada diri kita,  terutama dalam menghadapi situasi yang menyakitkan dalam hidup kita. Selama metode itu berhasil untuk Anda, maka metode tersebut adalah metode yang terbaik bagi dirimu. 

Salah satu teknik terapi yang membantu kita menyembuhkan permasalahan batin kita, misalnya disaat kebingungan, patah hati, dan kehilangan orang yang kita cintai, metode yang paling dalam dan sederhana namun sangat ampuh adalah menulis.

1. Menulis memungkinkan kita memahami sesuatu.

Ketika kita tidak tahu harus berbuat apa, menuliskan kata-kata di atas kertas atau di layar monitor akan terasa sangat nyata. Ketika kita tidak ingin berbicara, menulis memungkinkan kita berbicara dengan cara yang “senyap”. Apa yang kita tulis adalah ruang tanpa akhir untuk menyimpan kekhawatiran, ketakutan, dan harapan kita, tanpa ada orang lain yang mempertanyakannya.

2. Menulis membantu kita untuk melepaskan dan menerima bahwa kita mungkin tidak akan pernah menemukan jawaban.

Dengan menjelajahi emosi kita melalui tulisan akan membuat semua pertanyaan dan kemungkinan jawaban dapat diakses secara nyata. Semuanya tidak hanya tersimpan dalam pikiranmu, tetapi sudah kamu “keluarkan” dalam tulisan-tulisanmu. Yang terpenting bukanlah semua pertanyaan yang ada d pikiranmu dapat terjawab dengan memuaskan. Tidak! Yang terpenting adalah kamu sudah melepaskan apa yang kamu pikirkan kedalam tulisanmu. Kamu sudah membuangnya!

3. Menulis meningkatkan kesehatan mental dan fisik kita.

Penelitian membuktikan bahwa menulis tentang masalah yang mengganggu pikiran dan mental kita dapat meningkatkan sistem kekebalan kita dan meningkatkan kesehatan emosional kita, yang pada gilirannya bermanfaat bagi kehidupan kita dalam banyak cara. Menulis memberi kita ruang untuk menyalurkan, memproses, dan melepaskan emosi negatif.

4. Menulis mengubah pandangan kita.

Jurnal mungkin merupakan bentuk penulisan terapeutik yang populer. Tetapi, tidak selalu kita harus menuliskannya dalam jurnal yang terkesan formal. Kita dapat mengembangkan sudut pandang kita melalui penulisan versi fiktif dari suatu peristiwa—mungkin dengan akhiran alternatif atau dari perspektif baru—atau dengan menyusun cerita berdasarkan emosi tertentu tetapi dengan rangkaian keadaan yang sama sekali berbeda.

Kamu dapat mengubah cerita nyata hidupmu kedalam “cerita imajinasimu”, sehingga cerita imajinasimu tersebut dapat mengubah pandangan kita. Perubahan sudut pandang itulah yang berguna bagi dirimu untuk mengubah pikiran-pikiran negatif menjadi pikiran-pikiran positif.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *