Pernahkah kalian mendengar butterfly hug atau pelukan kupu-kupu? Masih terasa asing? Mari simak penjelasan di bawah, yuk!
Butterfly hug atau pelukan kupu-kupu merupakan sebuah metode pelukan yang dilakukan dengan cara individu melingkarkan lengan mereka di tubuh mereka sendiri, sehingga masing-masing tangan menyentuh lengan atas atau bahu yang berlawanan. Mereka kemudian menggerakkan tangan mereka seperti sayap kupu-kupu, untuk menepuk lengan/bahu mereka dengan ritme bergantian.
“Butterfly Hug”, atau “Hug of self love” berasal dari tokoh bernama Lucy Artigas, saat bekerja di Acapulco dengan para penyintas badai Paulina pada tahun 1997. Metode ini diajarkan dalam konteks terapi, tetapi metode ini dapat dilakukan juga oleh individu sebagai pendekatan menenangkan diri ketika sedang stres.
Apa saja manfaat dari Butterfly Hug?
Manfaat Butterfly Hug adalah untuk mengobati gangguan stres pasca-trauma (PTSD). Selain itu, dapat digunakan dalam situasi sehari-hari untuk menenangkan dan menenangkan diri kita sendiri dan menurunkan tingkat stres.
Teknik ini dapat membuat pikiran menjadi tenang dan tubuh menjadi rileks, sehingga rasa cemas dan khawatir bisa bengasur-angsur mereda, begitu juga dengan gejala-gejala gangguan kecemasan lainnya.
Jadi, bagaimana cara melakukan Butterfly Hug yang benar?
Butterfly hug tidaklah sulit untuk dilakukan. Kalian bisa mempraktikkannya dimanapun dan kapanpun. Namun, sangat disarankan melakukan butterfly hug di tempat yang tidak terlalu ramai, tenang, aman, dan nyaman, agar kamu tidak terganggu dan dapat merasa tenang secepatnya. Berikut cara melakukan butterfly hug yang benar:
- Silangkan kedua tangan di depan dada. Letakkan ujung jari masing-masing tangan berada di bawah tulang selangka atau di lengan atas. Posisikan tangan senyamanmu saja, ya.
- Tutup kedua matamu sembari mengatur napas. Jangan lupa untuk memfokuskan pikiran selama melakukan butterfly hug.
- Lakukan gerakan menepuk-nepuk tangan secara perlahan hingga kedua telapak tanganmu terlihat seperti sayap kupu-kupu yang mengepak. Kamu bisa melakukan gerakan ini selama 30 detik atau lebih sampai kamu merasa tenang.
- Sembari menepuk-nepuk, bernapaslah menggunakan perutmu dan rasakan semua hal yang terjadi di sekitarmu, termasuk apa yang kamu rasakan secara fisik dan emosional.
- Bayangkan segala perasaan dan emosi yang kamu rasakan melewati dirimu dalam bentuk awan. Sadarilah bahwa mereka memang ada dan kamu tidak perlu mengubahnya.
- Berhentilah ketika perasaan kamu sudah cukup baik dan tubuh menjadi lebih rileks.
Itulah penjelasan mengenai butterfly hug. Sangat mudah bukan? Kamu tidak hanya bisa menerapkan ini pada diri sendiri, namun kamu bisa menerapkannya untuk orang lain ketika mereka merasa cemas atau tidak tenang.
Tapi, perlu diingat ya, butterfly hug tidak bisa digunakan sebagai pengganti terapi. Teknik ini hanya meredakan perasaan cemas dan membuatmu menjadi lebih tenang dalam sementara waktu. Jika kamu memiliki gangguan kecemasan, serangan panik, atau gangguan karena kejadian traumatis di masa lalu, jangan ragu untuk meminta bantuan kepada psikolog atau psikiater. Dengan bantuan profesional tersebut, kamu bisa akan mendapatkan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi kejiwaanmu.
Reference:
- Artigas, L., & Jarero, 1. (2014). The Butterfly Hug Method for Bilateral Stimulation. Diakses pada 11 September 2021 dari https://emdrfoundation.org/toolkit/butterfly-hug.pdf
- Crowe Associates LTD. Butterfly Hug-a self-directed EMDR method Overview. Diakses pada 11 September 2021 dari https://www.crowe-associates.co.uk/psychotherapy/butterfly-hug-method/