Istirahat adalah waktu untuk melepas segala rasa lelah setelah menjalani aktivitas. Istirahat dapat berupa tidur, duduk, atau bahkan meninggalkan sejenak aktivitas yang seharusnya dijalani setiap hari.
Padatnya aktivitas, perasaan lelah, pikiran yang penat dan hal-hal lain dalam menjalani kehidupan membuat manusia membutuhkan istirahat yang cukup.
Lantas, kapan waktu istirahat yang terbaik?
Kebutuhan waktu tidur berbeda-beda tergantung usia. Semakin bertambahnya usia, kebutuhan waktu tidur menjadi berkurang. Berikut ini adalah waktu tidur ideal yang disarankan berdasarkan usia:
- Bayi usia 0–3 bulan: 14–17 jam per hari.
- Bayi usia 4–11 bulan: 12–15 jam per hari.
- Bayi usia 1–2 tahun: 11–14 jam per hari.
- Anak prasekolah usia 3–5 tahun: 10–13 jam per hari.
- Anak usia sekolah usia 6–13 tahun: 9–11 jam per hari.
- Remaja usia 14–17 tahun: 8–10 jam per hari.
- Dewasa muda usia 18–25 tahun: 7–9 jam per hari.
- Dewasa usia 26–64 tahun: 7–9 jam per hari.
- Lansia usia dia atas 65 tahun: 7–8 jam per hari.
Adapun beberapa cara agar dapat beristirahat dengan benar, antara lain:
1. Tinggalkan gadget
Ternyata melepaskan mata dari layar gadget sejenak tidaklah cukup. Hal yang harus Anda lakukan adalah tinggalkan gadget Anda sejenak dan bergeraklah untuk mendapatkan udara segar dan juga membuat sirkulasi darah menjadi lancar.
2. Bersosialisasi
Penelitian menemukan bahwa ikatan sosial yang kuat di suatu tempat beraktivitas dapat memberikan suntikan semangat yang lebih. Kesegaran dan produktivitas tubuh kembali menyala.
3. Beristirahat setiap 90 menit sekali
Penelitian menunjukkan bahwa setelah manusia bekerja selama 90 menit tanpa henti, pada menit berikutnya produktivitas mereka akan menurun. Oleh karena itu istirahatlah setiap 90 menit sekali dan gerakkan tubuh sesekali.
4. Perbanyak liburan
Bekerja terlalu keras tidak ada artinya apabila kemudian Anda jatuh sakit karena kelelahan. Sisakan sedikit dana untuk melakukan kegiatan liburan secara rutin. Liburan adalah cara yang efektif untuk menghilangkan stres, memperbaiki mood, dan membuat pikiran menjadi lebih segar sehingga dapat lebih produktif dalam bekerja.
5. Maksimalkan tidur siang
Tidur siang bermanfaat untuk meningkatkan fungsi otak, meningkatkan kewaspadaan, dan juga meningkatkan kreativitas Anda. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk menyisihkan waktu setidaknya 25-30 menit setiap hari untuk tidur siang. Hal ini membuktikan bahwa sebenarnya tidur di malam hari tidak terlalu cukup untuk mengembalikan tenaga Anda yang hilang.